Rabu, 11 Mei 2011

MELIHAT DARI ATAS


Kira-kira tiga tahun yang lalu gw dan beberapa teman gw pergi mendaki gunung Sibayak di Sumatera Utara. Kami mulai naik gunung sekitar jam 1 pagi. Menurut pemberitahuan dari salah satu leader,mendaki selama lebih kurang 4-5 jam untuk mencapai puncak gunung sibayak. Sebelum berangkat kami di briefing sekaligus diberi waktu untuk mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang perlu kami bawa, seperti misalnya senter, air minum, panci, bahan makanan, gitar, tikar dan lain sebagainya. Perjalananpun dimulai. Baru mau mulai jalan aja, gw udah rada pesimis bisa sampe diatas, karena waktu itu gw baru pertama kali naik gunung dan kelihatannya gunung itu sangat tinggi, apalagi waktu itu gelap sekali dan puncak gunungnya ga keliatan sama sekali.

Awal pendakian tidak terlalu sulit, jalannya masih terarah dan juga masih banyak pohon dan akar pohon yang dapat kita jadikan pegangan. Akan tetapi, menjelang puncak gunung, medan tempuh makin sulit, apalagi waktu itu saya hanya bermodalkan lampu senter dari hp nokia saya. Jalannya-pun mulai terjal dan mengharuskan kita harus memanjat dari batu ke batu lainnya. Saya masih ingat waktu itu saya hampir saja menyerah karena kelelahan dan waktu itu pernah saya hampir saja jatuh karena akar pohon yang saya pegang tiba-tiba patah, untung saja teman saya menangkap tangan saya dan membantu saya untuk naik keatas.

Akhirnya, setelah melewati berbagai rintangan, kamipun sampai di puncak gunung sekitar pukul 5 pagi. “Habis Gelap, Terbitlah terang”. Hari mulai terang dan dari atas puncak gunung kamipun melihat sunrise dan view yang yang sangat indah. Pemandangan yang tidak mungkin bisa dilihat dari kaki gunung. Pemandangan yang hanya bisa kita lihat, DARI ATAS. Sangat Indah.

------------------------------------------------------------------------------

Beberapa hari yang lalu temen gw, ledy dan elfita datang berkunjung ke apartement gw. Karena udah lama ga ketemu jadi kami sharing lama banget. Kami ngebahas mengenai awal mula kita merantau keluar kota, jauh dari keluarga. Gw, ledy dan elfita udah berteman semenjak kami tinggal di medan. Dulu kami satu smp, dan walaupun sma nya beda-beda kami lumayan sering ngumpul dan sharing-sharing. Teringat kira-kira 4 tahun yang lalu, kami sangat shock dan sedih karena tidak ada satupun diantara kami yang lulus SPMB. Padahal waktu itu kami sangat berharap dan yakin kalau kami bisa lulus SPMB, something that we fight for and pray for. Tapi ternyata kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

STAGE 1 : KAKI GUNUNG

Seringkali dalam kehidupan kita, kita merasa berada di titik terendah dalam hidup kita. Rasanya sangat sulit untuk bisa ‘naik keatas’ dan bangkit lagi mencapai tujuan kita. Sama seperti waktu gw berada di kaki gunung, sekeliling gw sangat gelap, dan ketika gw melihat keatas rasanya puncak gunung itu jauh sekali sampai tidak terlihat.

Hal serupa terjadi dalam kehiduapan gw, ledy dan elfita pada waktu itu. Kami merasa down sekali karena tidak lulus SPMB. But hey! Hidup ga sampe disitu aja. Tujuan kami ga hanya sampai di ‘kaki gunung’ saja, kami mau melangkah untuk ‘naik gunung’ dan sampai di puncak gunung!

Apapun masalah di dalam kehidupan kita, tetaplah melangkah. Selalu ada harapan bagi orang yang percaya pada Tuhan. Ingat, rancangan Tuhan adalah rancangan yang terbaik bagi kita, yang pasti akan mendatangkan kebaikan bagi kita. Jadi di balik semua yang terjadi di dalam kehidupan kita, pasti ada hikmahnya. Be positive, bangkit dan melangkahlah!

STAGE II : MEDAN TEMPUH

Dalam perjalanan gw menuju ke puncak gunung, banyak banget hambatan yang datang menghampiri untuk menghalangi gw sampai ke puncak gunung. Dari mulai kelelahan sampai jatuh berkali-kali hingga terluka karena waktu itu medan tempuhnya lumayan sulit dan hanya disinari oleh sinar rembulan dan beberapa senter saja, jadi penglihatan gw waktu itu agak sedikit kabur! Untungnya gw punya teman-teman yang udah pernah beberapa kali naik gunung dan tau benar bagaimana menyikapi gw yang waktu itu hampir menyerah. Mereka terus menyemangati gw dan bilang kalo gw itu sanggup untuk naik keatas, mereka yang megang tangan gw disaat gw hampir jatuh dan membantu gw untuk mendaki lebih tinggi lagi.

Gw, ledy dan elfita melangkah dengan iman. Waktu itu gw memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Ledy di Fakultas Arsitektur UNDIP dan Elfita di Kesekretariatan Tarakanita. Kami yakin banget kalo kami pasti bisa sampe ke tujuan kami, ke puncak gunung kami masing-masing. Menjadi orang sukses di bidang kami masing-masing dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kami tau prosesnya tidaklah mudah, tapi kami tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin agar tujuan kami tercapai. Memang, seringkali di tengah usaha kami begitu banyak ‘kerikil’ yang sering membuat kami jatuh, tetapi kami bersyukur karena kami saling menguatkan satu sama lain. Tetap memberi semangat dan meyakinkan satu sama lain untuk bangkit kembali dari ‘kejatuhan’ kami dan saling membantu agar setiap kami bisa ‘naik’ lebih tinggi lagi. Tetaplah maju, tetaplah melangkah. Ora et Labora. Berdoa dan Bekerja, mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

STAGE III : PUNCAK GUNUNG

Rasananya benar-benar lega dan senang sekali ketika gw sampai di puncak gunung Sibayak. Waktu itu hari sudah mulai terang dan matahari pun mulai terbit. Pemandangannya Indah sekali dan gw juga bisa melihat pemandangan dibawah, di sekitar kaki gunung yang indah sekali. Jarak pandang yang bisa gw lihat dari atas jauh lebih luas daripada jarak pandang gw waktu gw dibawah. Gw bisa tersenyum dengan apa yang bs gw lihat dari atas dan seketika itu juga rasa lelah gw hilang.

Gw baru aja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti, masa tempuh studi 3.5 Tahun dengan Predikat Cum Laude. Saat ini gw lagi mempersiapkan rencana liburan gw bulan depan (liburan? Kenapa ga kerja? Well, I’ll write it on my next blog :P). Gw juga lagi memepersiapkan diri gw untuk gw ke Prague July mendatang sebagai salah satu perwakilan Indonesia dalam International Youth Leadership Conference 2011, and also mempersiapkan diri gw untuk melanjutkan S2 tahun depan. (perasaan daritadi mempersiapkan diri mulu ya? :P)


Ledy, saat ini sedang mengerjakan Tugas Akhirnya. Gw sangat bangga karena dia punya ide yang sangat brilian, yaitu membangun penjara untuk extraordinary crime. Gw baru pertama kali mendengar ada orang yang ingin membuat Penjara untuk Tugas Akhirnya. Pas gw nanya apa visi-nya dan kenapa dia lebih memilih membangun penjara, jawabnya kira-kira seperti ini : “gw pengen buat penjara “ekskulsif” dengan design yang bagus dan nyaman. Nantinya penjara ini diperuntukkan untuk terpidana yang berpendidikan paling tidak S1-S3. Kan banyak banget tuh, contohnya para koruptor dan para pejabat negara. Kan sayang banget kalo terpidana yang notabene orang-orang pinter ini tidak diberdayakan kepintarannya. Contohnya bapak Antasari Ashar. Masa tiap hari dia cuma baca buku dan olaharaga doank, padahal kita bisa memanfaatkan kepintarannya untuk keuntungan Negara. Konsep gw adalah nantinya penjara ini akan disebut sebagai “Lembaga Permasyarakatan Riset” dimana nantinya setiap terpidana yang ada di LP ini, ditugaskan untuk suatu riset yang nantinya digunakan untuk keperluan dan negara. Terpidana di penjara lain yang mau pindah ke LP ini juga boleh pindah ke LP ini (karena nantinya LP ini akan sedikit lebih nyaman daripada penjara lainnya) dengan satu syarat mereka harus kasi proposal mengenai riset yang mereka lakukan, yang nantinya akan diseleksi oleh petugas LP. Intinya, dari yang tadinya terpidana tersebut merugikan negara dapat kita ‘olah’ untuk menguntungkan negara. Kalau design komersil seperti hotel, mall dan tempat hiburan lainnya gw udah pernah buat in. Malah kmrn gambar gw masuk 10 besar lomba gambar Agung Sedayung Group”

Minggu lalu ledy datang ke Jakarta untuk mencari data-data yang dia perlukan and guess what? She got it! Bahkan dia dapat lahan langsung untuk pembangunan Lembaga Permasyarakatan Riset yang menjadi Tugas Akhirnya. Lahan tersebut diberikan oleh pihak Departemen Hukum dan HAM. Praise The Lord!


Last but not least, Elfita! Saat ini elfita sedang bekerja di US Aid sambil melanjutkan S1 nya di Perbanas. So proud of her! J Sebelumnya Ia sudah bekerja di beberapa perusahaan asing. Salah satunya SHARP and she did great. Dia pindah kerja ke US Aid karena waktu kerjanya lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengn jadwal kuliahnya.





------------------------------------------------------------------------------

Bisa dibilang saat ini kami sudah berada di “puncak gunung” bagian pertama kami. Saat ini kami sedang berada di puncak gunung sibayak, dan kami sedang siap bergegas untuk melanjutkan perjalanan ‘naik gunung’ kami berikutnya sampai kami berada di puncak gunung tertinggi kami. puncak gunung “mount everest kami”.

*Note :

Ketahuilah bahwa setiap proses yang kita alami dalam mencapai kesuksesan pasti membuahkan hasil yang baik. Mungkin kalo dulu gw ga berada di titik terendah dalam hidup gw, gw akan bersikap santai dan biasa-biasa aja dalam menghadapi hidup, gw akan menjadi “average people” dan tidak terpacu untuk maju. Akan tetapi, dengan semua proses yang gw lalui tadi gw akan menjadi pribadi yang tahan uji dan berdaya juang yang tinggi. Gw bener-bener ditempa untuk menjadi orang yang kuat, semangat dan berpengharapan dalam menjalani kehidupan. Ketika gw sampai di puncak gunung, gw baru menyadari bahwa jalan-jalan yang harus gw tempuh tadi sangat bermanfaat untuk membentuk gw menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih kuat lagi dari pribadi gw yang sebelumnya. Mungkin kalau gw ga pernah mencoba untuk ‘naik gunung’ gw ga akan pernah sampai berada di posisi gw saat ini.

Soooo, ayo “naik gunung”! Pemandangan yang kita lihat akan jauh lebih indah dan lebih luas ketika kita MELIHAT DARI ATAS! :)

“I can accept failure, everyone fails at something. But I can’t accept not trying” – Michael Jordan


If you already try and failed. TRY HARDER :)
@merylsaragih

Kamis, 05 Mei 2011

THE FIVE PURPOSES


The Five Purposes Of a Purpose – Driven Life

You were made to live a purpose-driven life! The Five purposes of your life are :

1. Worship

You were planed for God’s pleasure!

After all this, there is only one thing to say: Have reverence for God, and obey his commands, because this is all that we were created for. – Ecclesiastes 12 : 113 TEV

2. Fellowship

You were formed for a family!

It was a happy day fro him when he gave us our new lives, through the truth of his Word, and we became, as it were, the first children in his new Family. – James 1:18 LB

3. Discipleship

You were created to become like Christ!

God knew what he was doing from the very beginning. He decided from he outset to shape the lives of those who love him along the same lines as the life of his Son. The son stands first in the line of humanity restored. We see the original and intended shape of our lives in him. – Romans 8:29 Msg

4. Ministry

You were shaped for serving God!

We are God’s workmanship, created in Christ Jesus o do good works, which God prepared in advance for us to do. – Ephesians 2:10 NIV

5. Evangelism

You were made for a mission!

Jesus said, “Go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit, and teaching them to obey everything I have commanded you. And surely I am with you always, to the very end of the age. – Matthew 28:19-20 NIV


Photo by : Edward Suhadi Production, Text by : Rick Warren - Daily Inspiration for the Purpose Drive Life

Senin, 11 April 2011

PART OF ORGANISASI BASIS GEMA (OBAMA)

Organisasi Basis Gema (OBAMA) adalah salah salah satu tongkrongan Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang basecamp-nya di Gema (Gelanggang Mahasiswa). OBAMA terbentuk sekitar tahun 2008-2009 dan sekarang beranggotakan hampir 50 orang. Basis Gema (nama lain dari OBAMA) terdiri dari berbagai macam mahasiswa dengan latar belakang dan minat-bakat yang berbeda-beda dan unggul di bidangnya masing-masing. Mulai dari aktivis, akademisi, organisatoris, pecinta seni dan olahraga yang sempat beberapa kali menyambet gelar juara. Here are a part of basis gema! :)


The Boys : Hakim, Mugi, Kiki, Baim, Ringgo


The Girls : Cyn, Memey, Syifa, Dita, Tika, iin


POLITIK DAN HUKUM

Tulisan gw kali ini agak sedikit berbeda karena gw bakal ngebahas topik mengenai hubungan antara politik dan hukum. Tulisan ini untuk dibaca oleh orang awam yang mungkin selama ini kurang mengerti korelasi antara dunia politik dan hukum di Indonesia. Sebelumnya gw mau menegaskan bahwa yang gw tulis ini merupakan hasil pemikiran dan pendapat gw yang mungkin belum tentu dapat diterima oleh semua orang. Kali ini gw akan membahas 3 hal.


Pembahasan 1 : Politik ‘produk’ dari hukum, atau hukum itu ‘produk’ politik sih?

Pertanyaan ini sering banget gw denger waktu dulu gw duduk di bangku kuliah. Awalnya gw berpikir bahwa sebenarnya politik itu ‘produk’ dari hukum, karena banyaknya orang-orang hukum atau sebut saja aparat hukum yang ingin ‘bermain abu-abu’ di dunia hukum makanya mereka menciptkan ‘politik’ agar mereka mempunyai ‘ruang’ untuk sedikit ‘melenceng’ dari ketetapan hukum. Ternyata setelah gw analisis yang benar adalah Hukum itu adalah Produk Politik. Kenapa? Berikut penjelasannya

Berdasarkan Pasal 10 UUD, Hukum ( Peraturan atau Undang-Undang) dibuat oleh DPR dan disetujui oleh Presiden. DPR berisikan para anggota DPR yang terpilih berdasarkan proses demokrasi yaitu pemilu (pemilihan umum) oleh rakyat yang merupakan proses politik. Begitu juga dengan Presiden yang juga terpilih melalui proses politik yaitu pemilihan umum. Jadi kedua ‘oknum’ ini yang merupakan hasil dari ‘produk politik’-lah yang membentuk Undang-Undang tersebut. Hukum merupakan ‘produk’ politik.


Pembahasan 2 : siapa yang harus disalahkan kalau seorang anggota DPR ataupun Presiden melakukan kesalahan, pelanggaran dan kejahatan?

Yang pertama kali harus disalahkan tentunya pribadi mereka masing-masing, karena kalau mereka berani berbuat mereka harus berani bertanggung jawab. Setelah itu ada dua pihak lainnya yang juga ‘patut disalahkan’ yaitu Partai yang ‘menggandeng’ dan rakyat yang memilih. Kenapa begitu? Berikut penjelasaanya

Baik anggota DPR dan Presiden tentunya bergerak dari ‘kendaraan’ partai sebelum mereka bisa masuk ke dunia politik. Setelah menjadi anggota partai dan ataupun pengurus partai maka nantinya mereka akan dicalonkan sebagai anggota DPR sampai ke tingkatan menteri ataupun presiden. Sebelum menjadi calon anggota DPR dan ataupun calon Presiden, terlebih dahulu diadakan fit and proper test meliputi tes administrif, kesehatan dan wawancara. Sebelum partai tersebut mencalonkan seseorang menjadi calon anggota DPR dan ataupun calon Presiden, partai tersebut harus benar-benar yakin bahwa orang yang mencalonkan diri tersebut adalah orang yang tepat yang nantinya akan dapat bertanggungjawab atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Jadi kalau ada calon yang tidak memenuhi kapasitas dan persyaratan yang harus dipenuhi namun tetap dicalonkan oleh partai politik tersebut, partai politik tersebut melakukan kesalahan.

Anggota DPR dan Presiden pemenang pemilu adalah orang yang dipilih langsung oleh rakyat dan mendapatkan suara terbanyak. Jadi apabila rakyatnya tidak mau asal pilih pemimpin yang nantinya tidak berkualitas, seharusnya terlebih dahulu mereka harus benar-benar mengenali siapa calon pemimpin yang nantinya layak untuk mereka pilih. Kebanyakan di Indonesia, yang terjadi adalah ‘siapa yang berani bayar saya lebih banyak, itu yang akan saya pilih’ hal tersebutlah yang seharusnya dihindari karena nantinya kalau anda salah pilih, dampak yang terjadi akan sangat mempengaruhi kehidupan anda. Keputusan temporer yang berdampak permanen.


Pembahasan 3 : Kenapa Hukum di Indonesia kurang tepat dalam penerapan dan implementasinya?


Anggota DPR dan Presiden seharusnya menyuarakan aspirasi rakyat dan merupakan perpanjangan tangan rakyat, tapi kenapa sekarang ini justru banyak sekali pertauran atau kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat? Apakah ada hubungannya dengan kepentingan politik? Berikut penjelasannya.

Setiap orang yang ingin mencalonkan diri sebagai Anggota DPR dan ataupun Presiden tentu memerlukan modal yang cukup besar untuk berkampanye dan melakukan lobi politik. Walaupun memang ada orang yang ‘bergerak’ dengan modalnya sendiri, tetapi lebih banyak lagi orang yang ‘bergerak’ berdasarkan ‘modal saham’ yang ditempatkan kepadanya. Mungkin oleh orang-orang terdekatnya, pengusaha sukses ataupun orang paling kaya di Indonesia. Yang penting memiliki kata kunci yang sama yaitu : kepentingan, apapun itu. Sehingga mau tidak mau mereka merasa berhutang budi terhadap orang yang ‘menanamkan saham’ dalam kampanye-nya. Bagaimana caranya membalas budi? Hanya ada dua cara, mengembalikan (membayar kembali) ‘modal yang ditempatkan’ atau membela kepentingan ‘pemegang saham’ pada waktu mereka duduk di DPR ataupun sebagai Presiden, apabila nantinya mereka terpilih.

Kebanyakan yang terjadi di Indonesia, pada waktu masa kampanye banyak sekali janji-janji yang diberikan oleh para calon Anggota DPR dan Presiden, mereka berjanji untuk membela kepentingan rakyat dan menyuarakan aspirasi rakyat. Akan tetapi, sebaliknya ketika mereka sudah menduduki jabatannya mereka tidak lagi memikirkan rakyat dan membela kepentingan rakyat. Kebanyakan mereka hanya memikirkan kepentingan mereke pribadi ataupun kepentingan partai mereka masing-masing.

Ketika Anggota DPR dan Presiden membuat undang-undang, mereka tidak lagi memikirkan kepentingan rakyat. Mereka lebih mementingkan kepentingan mereka pribadi, ‘para pemegang saham’ ataupun kepentnigan partai mereka masing-masing.

Senin, 28 Maret 2011

WOMAN'S PRAY
Lord, I pray for a man that will be a part of my life.
A man that really loves You more than everything.
A man that lives not for himself but for You.
He must know for whom and what he lives, so his life isn't useless. Someone that has a wise heart not only a smart brain.
A man that not only adores me, but can warn me when I'm wrong.
A man that can be my best friend.
A man that makes me feel like a woman when I'm beside him.
I don't ask for a perfect man but I ask for an imperfect man.
A man that needs my support, my love, my prayer for his life.
Give me Your hands so I always be able to pray for him.
Give me Your eyes, so I can see good things in him and not the bad one.
Give me Your mouth that is filled with Your words of wisdom so I can support him.
And I wan that finally both of us can say "How Great Thou Art".
Amen

Rabu, 23 Maret 2011

SO SPECIAL IN MY LIFE : )


M Y S U P E R H E R O ! :D
When we were just small children
Our
HERO, was you MOM and DAD
There was nothing you couldn't fix
Or Find a way to do
You were so
STRONG and PERFECT
In our young adoring eyes
We knew no other parents could be
So
WONDERFUL and WISE.
Although we see a lot of things
Much differently these days
You're still our
SHINING HERO!
In so many special ways
For whenever we're together,
MOM and DAD
Our adoring eyes again look at you
This man and woman we're very
PROUD of
And
WE GIVE OUR LOVE TO YOU BOTH!



S I B L I N G S
They are a friend who brings sunshine and laughter my way.They support me in all that I do. They've been at the heart of so many glad moments and shares precious memories with me. They knows how I've changed, How I've grown through the years and they knows all that I'm dreaming of. They are the comfort of family, the warm touch of home.They are a BEAUTIFUL BLESSINGS OF LOVE :)

I HEART MY BEST FRIENDS :D


The best kind of friend is the kind you can sit beside without a word, and walk away feeling like it was the best conversation
you've ever had.


Anyone can stand by you when you're right, but a true friend will stick by you, even when you are wrong.



Best friends are the siblings God forgot to give us.