Tampilkan postingan dengan label My journey with Him!. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My journey with Him!. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 September 2013

SOURCE OF EVERYTHING





Reading Time : 11-13 Minute

Setiap orang punya masalah, setiap orang punya pergumulan dan setiap orang punya ceritanya masing-masing. Kali ini gw mau membagikan cerita gw dibalik lagu ini, yang gw harap bisa menjadi berkat untuk yang membacanya. (asik!). I composed this song during my brokennessdisaat gw sedih, kecewa, hancur hati dan ga punya apa-apa lagi selain Tuhan. Tapi gw percaya, when all I have is God, I have everything :)

The past two months have been the hardest, lowest and craziest season of my life (sepanjang 23 tahun hidup di dunia, hahaha).  I had a family situation, I broke up with my boyfriend, my best friends backstabbed me and put it on social media (heart issues), I failed the chance of continuing my master’s degree in UK (dream issue), I was jobless (status issue), and I got no money (financial issue) and on top of that I was far away from my family. LENGKAP SUDAH! HahahaIt was frustrated, and I was depressed. Gimana ngga? Yang tinggal cuma aku dan diriku. Seolah-olah semua lenyap, tinggal gw, kesendirian gw, dan puing-puing hati gw yang yang hancur (halah!). “Situasisasi” ini membuat gw kehilangan tujuan hidup, dan kehilangan semangat hidup. “Galauisasi”. It was like the end of the world. Mungkin terdengar lebay or drama, but believe me, it was a hard!

As the bible says, “semangat yang patah, mengeringkan tulang.” Hal ini terpampang nyata lebih kurang 2 bulan yang lalu. Sahabat-sahabat dan keluarga gw-lah yang jadi saksi of how terrible and devastated I was.  Gw masih inget awal bulan ini gw nelvon nyokap bilang gw mau pulang ke medan aja, gatau mau ngapain lagi, gw bener-bener ngerasa gagal dan bersalah tapi nyokap cuma bilang “Meryl ngga boleh pulang. Meryl harus kuat dan harus melalui semua ini.”  I was likekok ga boleh pulang, udah depresi lho ini. Aaaaaak. Hahaha! But then, therein my brokenness, I came back to Him. I seeked Him with all my heart.

Awalnya susah banget nerima semua ini. Tapi, gw memutuskan harus bangkit, ga boleh lama-lama tergalauisasi masalah hidup, I have to bounce back. Gw  belajar untuk ngga menyalahkan siapapun, untuk nggak menyalahkan keadaan. Pokoknya bener-bener mau introspeksi aja, karena pasti semua ini ada sebab-akibatnya. Hal yang pertama harus gw lakukan adalah merubah Mindset gw dalam melihat semua hal ini dan menjaga hati gw.

Selama ini gw terlalu egois dengan hidup gw, terlalu sembarangan dan sesuka hati gw, dan menjalani hidup gw tanpa tau betul apa sebenernya tujuan hidup gw. Gw ngga aware dengan keadaan dan orang sekitar gw, kadang-kadang insecure dan sombong. Gw Selalu melakukan segala sesuatu, atau memikirkan segala sesuatu dengan standar dunia, which is wrong. Gw terlalu “overwhelmed” dengan hidup gw, sehingga gw selalu berpikir tentang “Gwgw dang gw” (self-centered) dan disinilah awal kejatuhan gw, karena sebenernya hidup itu bukan tentang gw, tapi tentang Tuhan, tentang orang-orang disekitar kita. God needs empty vessels – not ones so full of themselves that He can’t pour out Himself out through them. We need to empty ourselves so He can bring out those things that He put in us for His purposes. It should be Less of me, and more of You.

Di dua bulan belakangan ini Tuhan mau menunjukkan kedaulatannya terhadap hidup gw. Dia bisa dengan mudahnya menyingkirkan semua hal yang gw anggap penting dari hidup gw dan “mengisolasi” gw dari hal-hal yang selama ini gw “too attached to” karena selama ini gw udah melangkah terlalu jauh dari Dia, dan Dia mau gw balik lagi because He won’t let go of me. Prosesnya berat, sakit dan banyak luka disana siniTapi gw mau percaya kalo semuanya mendatangkan kebaikan. Seolah-olah Tuhan mau bilang: “Kamu tau ga, sesayang-sayangnya orang sama kamu, Aku lebih sayang sama kamu, dan Aku ga akan pernah ninggalin kamu karena kamu berharga di mata-Ku. Tapi Aku juga ga mau kamu hidup dalam kesia-siaan, so now this time let Me mold you, let Me break you so that I can rebuild you. Maybe the process won’t be easy but I will always be by your side, and I will release My strength through your weakness in order to accomplish My plan.”

Gw ga punya pilihan lain, di titik 0 hidup gwgw hanya mampu..berserah. Berserah nggak berarti menyerah dan nggak berbuat apa-apa. Berserah berarti memilih mengikut Tuhan, tanpa menyerah melakukan hal yang benar.


Ada banyak banget hal yang gw dapat selama lebih kurang dua bulan ini, tentang Source of Life, Relationship, Stretching Capacity, Mistakes, Failures, Past, Faith, Feelings, Promise, Trust, Prayer, Glorious Ruins dan masih banyak lagitapi, dalam tulisan gw kali inigw pengen bagiin tentang Source of Life and Stretching Capacity. So nowfasten your seatbelt! ;-)


SOURCE OF LIFE

Matthew 6:33
“But seek (aim and strive after) first of all His kingdom and His righteousness (His way of doing and being right), and then all these things taken together will be given you besides.” (AMP)

“Seek the Kingdom of God above all else, and live righteously, and he will give you everything you need.” (NLT)

“But seek first the kingdom of God and His righteousness, and all these things shall be added to you.” (NKJV)

Ayat diatas adalah ayat favorit Opung Doli (kakek) sewaktu beliau masih hidup, dan ini menjadi ayat favorit gw dan menjadi rhema di dalam hidup gw. Selama ini gw inget banget ayat ini, tapi semenjak gw lagi ada pergumulan ayat ini seolah-olah speaks louder dari biasanya.

Selama ini gw terlalu sibuk memikirkan diri gw sendiri, pencapaian-pencapaian apa yang harus gw capai dan lain sebagainya. Tanpa gw sadari, gw ga pernah diam, merenung ke belakang dan mengevaluasi diri gw. Gw terfokus dengan diri gw sendiri, dan itu melelahkan. Padahal, Tuhan bilang “Carilah dahulu kerajaan Allah dan Kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Semuanya means SEMUANYA. Kebutuhan finansial, kesehatan, pendidikan, masa depan, sandang, pangan, papan, sukacita, damai sejahtera dan semua-muanya deh you name it. Tapi selama ini gw salah, gw fokus ke SEMUANYA itu dulu, baru cari Tuhan. kebalik banget. Harusnya kita cari Tuhan dulu hidup dalam kebenarannya and all based on His Kingdom standards (bible). “Cari” dalam bahasa inggris maknanya lebih dalam, “SEEK” (attempt or desire to obtain or achieve (something) – Oxford Dictionaries), jadi bukan cuma sekedar caritapi ngotot harus sampai bener-bener dapet. Hehehe

Melihat realita hidup yang terpampang nyata dua bulan terakhir, gw memutuskan untuk ‘nyerah’ and rest under His grace. Gw evaluasi diri, introspeksi diriternyata selama ini banyak banget karakter dan attitude gw yang ga bagus, yang harusnya dikikis sampe habis. Aduh, sekarang kalo gw  inget-inget yang dulu aja mikir, “Kok bisa gitu sih Meryl?” Asikkayak sekarang udah berubah aja. Eh udah sih tapi, walaupun masih ‘berobat jalan’ hahaha

Waktu itu, gw cuma bisa nangis, doa, nyembah dan baca Firman Tuhan doank. Gw dateng ke Tuhan, ngaku segala dosa dan kesalahan gw, trus gw minta ampun. Bener-bener deh ampun. Gw minta maaf ke orang-orang yang selama ini mungkin gw pernah sakiti, beberapa diantaranya merespon tapi ada diantara mereka yang tidak merespon. Awalnya ini buat gw galau, merasa bersalah, dan ga sejahtera karena gw mikir “kalo mereka ga bisa maafin gw, gimana gw bisa maafin diri gw sendiri?” Tapi seiring berjalannya waktu gw ngerti bahwa, gw ga bisa ngontrol hati dan pikiran mereka. Buat apa gw hidup terus-terusan dengan perasaan bersalah, yang penting gw udah melakukan bagian gw dan gw doain mereka satu-satu supaya hati mereka juga bisa pulih, sama seperti Tuhan udah memulihkan hati gw. That’s all I can do :) Oh ya, dan satu lagi yang paling penting adalah HARUS MAU BERUBAH. Gw ga bisa merubah masa lalu gw, tapi gw bisa merubah masa depan gw. Itu yang jadi perjuangan gw sampai saat ini, mengubah semua sifat, karakter, attitude dan kebiasaan buruk gw dan gw yakin gw pasti berubah because God is my Source of Everything, and I can do all things through Christ who strengthen me :)


John 15:5
“Apart from Me you can do nothing.”

We just need to see ourselves “in Christ”. We are nothing without Him and yet we can do everything with Him.


STRETCHING CAPACITY
Tuhan lagi memperbesar kapasitas gw seluruhnya. Itulah yang terus gw tanamkan di pikiran gw selama masa pergumulan gw, dan itulah yang membuat gw bertahan sampai sekarang dan yang membuat gw masih mau tetap bertahan adalah Iman. Bayangkan gw lagi bener-bener diasah dari segala aspek kehidupan. Berat jon! Haha. Selama ini mungkin gw terlalu hidup enak dan tenang berada di zona aman gw, gw ga melakukan hal-hal yang bisa memperbesar kapasitas gw (hati dan pikiran), sementara Tuhan udah punya rencana yang besar dalam hidup gw, bigger and greater things are waiting ahead, dan kalau gw hidup gini-gini aja gw ga mungkin bisa melakukan perkara-perkara yang Tuhan sediakan di hidup gw. Jadi yang gw tangkep, Tuhan sedang bekerja untuk memperbesar kapasitas gw.

Gw mengutip tulisan Ps. Jeffrey Rachmat dalam bukunya “Permainan Cantik”:

Proverbs 4:23
“Keep thy heart with all diligence; for out of it are the issues of life (KJV)

Hati kita adalah pusat dari kehidupan kita, Firman Tuhan mengatakan dari hati terpancar semua kehidupan; berarti kalau kita mau memperbesar kapasitas kita, kita harus memulainya dari hati. Dengan hati orang percaya dan dari hati timbul segala macam pikiran. Dengan kata lain, seberapa besar hati kita demikianlah besarnya dunia kita. Kalau kita memperbesar hati kita, maka kita sedang memperbesar dunia kita. Untuk berkat yang besar diperlukan kapasitas yang besar pula. Kalau anda tidak melakukan sesuatu dengan apa yang ada pada anda berarti anda memperkecil kapasitas anda.

Ini rhema banget buat gw. Berarti Tuhan sedang mempersiapkan hal yang besar buat gw, dan dari sekarang gw harus sudah terbiasa dengan proses pembesaran kapasitas yang Tuhan lakukan di hidup gw. Gw harus “adjust”.

Selain itu, dalam bukunya “The Edge of Fasting”, Ps. Jentenzen Franklin menyatakan beberapa hal yang rhema banget buat gw:

Making room for some new people in your life. People will s-t-r-e-t-c-h you! Prepare to get some stretch marks; they are a sign that your bareness has come to end.”

“Relationship will people will stretch your nerves, stretch your patience, and stretch your prayer life. A rubber band will never fulfill its purpose until it stretched – and neither will you and I. When we stretched, that is when we are most vulnerable. Enlarge and Stretch.”

You will never see a miracle until you stretch your faith.


MY EXTRA MILE.
Three weeks ago I decided to do my “Extra Mile.” Waktu itu keadaan gw lagi super duper “dibawah”, dan gw bener-bener merasa ngga kuat kalau gw harus melaluinya sendirian. Gw memutuskan harus bangkit, dan harus melakukan sesuatu yang berbeda untuk menolong diri gw sendiri, so I did my 21 days Daniel Fast and 27 days Social Media Fast (Instagram, Path, Twitter, Facebook). Kenapa puasa social media juga, karena selama ini gw ngerasa gw terlalu attached aja dengan social media dan gw juga harus bisa menghindari itu selama gw puasa supaya gw bisa bener-bener fokus ke Tuhan. Gw punya tekad gw ga mau berlama-lama ada di titik 0, gw harus bangkit dan setelah doa puasa, gw harus bisa ‘ter-riset’ lagi. Fasting gives me the power to do far more than I could possibly in my own strength and finite understanding.

“When we set our heart to fast and seek God’s face, humbling ourselves before Him, He will be faithful to show us those area in our life that eat away like a cancer at our soul and keep us from entering the fullness that He has for us. Fasting and praying make us much more aware of His tremendous grace and mercy that are available to us – to break every chain of the devil.” – Jentenzen Franklin

Selama gw doa puasa, gw dapat banyak hal banget. Gw bener-bener diproses, jatuh bangun tapi gw ga akan perah mau menyerah. We need to endure the battles and overcome so that we may receive the promise of God. Quit is not and option.

Gw akan share lebih banyak lagi tentang my Daniel and Social Media Fast for the next entry, karena ini aja entry-nya udah kepanjangan hahaha. Pokoknya seru banget deh selama puasa ini, bener-bener akselerasi terjadi, pemulihan hati, perubahan pola pikir dan attitude, promosi dan semua-semuanya. God is so good and His grace is enough!!! Dia sanggup memutarbalikkan semua keadaan, apa yang ngga pernah kita lihat, pikirkan dan bayangkan, semuanya akan diberikan kepada orang yang percaya kepada-Nya. Gw bener-bener udah mengalami itu semua. Thank you Lord! :)


SOURCE OF EVERYTHING
Song and Lyrics: Meryl Saragih

Verse 1
As I come to You Lord
With knees bow down and heart surrender
I lift my hands and pray
Crying out to You Lord

Verse2
I surrender all
My heart, my life and all my desires
You're the hope in my hear
Forever...

Jesus You are...

Chorus
The source of my hope
The source of my joy
The source of everything I need

The source of my strength
The source of my life
The source of everything I need

Bridge
I will call upon Your name
Jesus...Jesus...
Crying out with a broken heart
You will mend me
With Your love Lord.

Selasa, 31 Januari 2012

THE HEART OF WORSHIP

Beberapa waktu yang lalu saya diminta oleh department head saya untuk sharing dalam pertemuan bulanan Praise and Worship Team di JPCC. Sekarang, saya ingin membagikan sharing saya tersebut kepada teman-teman semua. Semoga memberkati :)




                                       THE HEART OF WORSHIP


1. WHY I WORSHIP GOD?


Knapa dan kapan sih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita lagi sedih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita lagi bersukacita kita baru memuji Tuhan. Apa hanya pada saat mood kita ingin nyembah, baru kita menyembah? Atau setiap saat kita harus memuji dan menyembah Tuhan?


a. WORSHIP IS OUR RESPONSIBILITY. No matter what, we have to praise and worship God. Setiap saat dan kapanpun. Bukan karena ‘sesuatu’.


Kolose 1:16 : Karena di dalam Dialah telah diciptakan sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.


Yesaya 43:7 : Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!




b. WORSHIP IS A COMMAND, not merely a natural instinct.


Matius 4:10 : Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!.”


Mazmur 96:2 : Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.


c. WORSHIP IS A RESPON. Sebagai respon kita terhadap keagungan, kekuatan yang luar biasa, rahmat dan kasih Allah kepada kita. GOD IS HOLY, LOVING AND WORTHY OF OUR WORSHIP AND DEVOTION.


2. HOW I WORSHIP GOD?


a. MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN
Menyembah dalam ROH means Our Worship needs to be SPIRIT LED. We cannot worship without HOLY SPIRIT. Menyembah dalam KEBENARAN means : Sikap hati dan motivasi kita menyembah Tuhan harus benar.


YOHANES 4:23-24 : Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”


KITA HARUS TAU SIAPA YANG KITA SEMBAH. DEVELOP a RELATIONSHIP with HIM.
JESUS IS THE WAY THE TRUTH AND THE LIFE.
Tidak ada seorangpun yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Dia.


b. The BEST WAY that we can praise and worship God is with EVERY THOUGH AND ACTION.


ROMA 12:2 : Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


WORSHIP is the EXPRESSION OF LOVE AND AWE TO THE GOD WHO GIVES US MORE THAN WHAT WE DESERVE. EXPRESS YOUR WORSHIP by singing, laying music dancing or in some other way! Remember that you are called to worship God with your action, everyday of your life. GA CUMA SEKEDAR NYANYI. Kita harus memuji dan menyembah Tuhan seperti Raja Daud


3. THE WORSHIP IMPACT


a. HADIRAT TUHAN NYATA


God presence CHANGING OUR LIFE. When we Praise and Worhsip God, we RELEASE THE SUPERNATURAL POWER OF GOD IN OUR LIFE.


Kita menyembah Raja Sgala Raja yang luar biasa, GA MUNGKIN KITA BIASA2 AJA.
A life of praise and worship fills our DEEPEST NEEDS and amazingly, it also BRINGS GREAT JOY TO GOD.


Zefanya 3:17 : Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang kerena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai




When we praise and worship God. MIRACLE HAPPENS. WE ARE THE PRESSENCE CARRIER. HADIRAT TUHAN NYATA, ORANG DIJAMAH DAN DIPULIHKAN.


Mukzijat Tuhan nyata karena Ia melakukan Bagian-Nya. Each of us have our part. Kita melakukan hal yang tidak bisa Dia lakukan (Memuji, Menyembah dan memuliakan namaNya) dan Dia melakukan hal yang tidak bisa kita lakukan (Mukjizat).


It’s always an amazing honor to know that we are called to worship our God and to dwell in His presence. What sets us apart is the Presence o god!


Blessings,
Meryl Saragih

Senin, 31 Oktober 2011

.in between

Most of the people who knows me might think I’m one of the strongest human being ever lived. In fact, You WRONG! I’m just a human, an ordinary people who also have weaknesses. Currently I’m facing one of the biggest trouble maker in my life, which is I, MY SELF. I found that the most critical and the hardest moment in my life is when I have to beat and against myself.

If only words can describe how my feelings right now, it could be : “!@$#56$llkgvdcsqgfeqwp0)9y68p[-089={kjk0809()(6p990-tdlh8964$%$&*(_”

Yes. You can’t read it. Neither do I. It’s so terrible.

It’s killing me when I have to deal with the situation when my mind, my soul and my emotion (heart) can NOT sync with each other. These days they called it “Penggalauan”. Sometimes my mind control my heart, and sometimes it happens otherwise. But, at this time I can’t even decide who’s in control because I can’t think clearly. I can’t even decide what I have to do. I think to much, I was too much considering everything. I hate to be in this situation, BATTLEFIELD OF MIND.

I’m too scared to decide what I have to do because I don’t wanna lose, I don’t wanna being rejected, I don’t wanna fail. I just want to play save. But the thing is, If I never fail…how can I get the lesson of life? How can I learn and think differently if I always get what I want according to my plan and my will. How can I be more mature if I always get what I want without any circumstances?

At this point, no one could ever help you. Only you, your self could do. No one could ever understand how you feel because it’s happen within yourself. At this time you really not need to hear a good words or encouragement from others. Words is not enough. People can only talk, they can’t even walk the talk. What you need is just to getaway, find your own quiet place, quiet moment to think and decide to act!

I hate this part, I hate this situation, I hate this process, I’m too tired. I even hate myself. But I have to conquer it. I have to conquer my ego. It’s really hard. I have to have faith in His faith that this too shall pass. I have to trust in Him and not lean on my own understanding. I have to release the faith. I have to let go….and let God.

I need the Guts.






Kamis, 12 Mei 2011

STEP UP!

Di notes saya sebelumnya, saya pernah mengatakan bahwa hidup kita ini adalah seperti tangga spiral. Kita mungkin akan kembali dalam keadaan yang sama, tapi sudah berada di dalam level yang berbeda yaitu level yang lebih tinggi lagi. Dengan kata lain kita mungkin saja akan kembali mengalami hal yang sama di dalam hidup ini, tapi sudah berada dalam taraf atau tingkat yang berbeda. Oleh sebab itu, setiap hari kita dituntut untuk bisa menyikapi hidup dengan lebih bijaksana lagi agar kelak kita akan mendapatkan hasil maksimal di dalam hidup kita.
Kali ini saya akan mencoba untuk membantu anda dengan memberikan tips-tips agar hidup anda semakin hari semakin ‘meningkat’ naik ke atas! So you gotta prepare yourself to STEP UP = )

1. IDENTIFY YOURSELF
Seperti dalam notes-notes saya sebelumnya kali ini saya juga ingin mengajak anda untuk mengidentifikasikan siapa diri anda sebenarnya, siapa ‘IDENTITAS’ diri anda sebenarnya dan apa TUJUAN HIDUP anda di dunia ini karena ini merupakan langkah awal dan yang paling penting untuk menentukan masa depan anda. Anda harus mengetahui siapa diri anda sebenarnya dan untuk apa anda dilahirkan di dunia ini.

Setiap dari kita tentunya memiliki POTENSI atau yang berbeda satu dengan yang lainnya, oleh sebab itu kita harus bisa menggali potensi tersebut dan mengembangkannya dengan semaksimal mungkin. Potensi yang kita miliki juga tentunya memiliki keterkaitan dan ketertarikan dengan hal-hal lainnya yang juga harus kita identifikasikan sehingga kita tidak kehilangan arah dalam mencapi tujuan kita. Ketika kita sudah mengetahui potensi-potensi yang kita miliki, hal-hal apa yang terkait dan membuat kita tertarik tentu kita bisa mengidentifikasikan tujuan hidup kita atau biasa disebut dengan ‘GOAL’ di dalam hidup kita.
Oleh sebab itu, kenali dirimu karena itu akan menjadi modal awal bagi anda dalam menentukan arah masa depan anda.
FIND, FOLLOW and FULFILL YOUR DESTINY!


2. VISSION AND MISSION
Setelah anda menemukan tujuan hidup anda, tentu anda akan melihat sebuah visi bagi masa depan anda. Gambaran tentang apa yang akan terjadi dan anda yang akan anda lakukan di masa depan nanti. Untuk bisa meraih visi anda, tentu diperlukan misi yang dilakukan secara bertahap dan berkala sampai anda mencapai tujuan anda. Untuk mencapai visi ini, anda harus bisa MELIHAT JAUH KE DEPAN, DAN MELAKUKAN SESUATU SEKARANG! Pepatah bijak berkata : THINK BIG, DO SMALL AND START NOW!

Artinya, untuk bisa mencapai sesuatu yang maksimal kita harus berpikir besar, jauh ke depan dan melakukan langkah awal dari sekarang. Mulai dari hal-hal yang kecil sampai ke hal-hal yang besar. Dengan memiliki niat, kemauan, kerja keras dan usaha yang maksimal bukan tidak mungkin anda bisa mendapatkan hasil yang luar biasa.

Salah satu strategi misi yang dapat kita gunakan misalnya saja dengan membuat planning dan schedule mengenai tahapan-tahapan apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus kita capai untuk 1 tahun ke depan. Hal ini akan membuat hidup kita lebih teratur dalam pencapaian visi kita. Untuk mendukung misi kita, kita juga harus bisa memanfaatkan segala hal yang positif misalnya saja dengan menggunakan teknologi gadget, internet membaca buku-buku, sharing satu dan yang lainnya, dll. USE EVERY RESOURCES AVAILABLE!
Langkah berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah kita juga harus membuat PLAN B dalam suatu perencanaan, hal ini akan memudahkan anda apabila PLAN A yang sudah anda rencanakan mengalami hambatan atau tidak berjalan sesuai dengan yang telah anda rencanakan.

3. SET YOUR PRIORITY
Di dalam hidup ini kita seringkali dihadapkan dengan berbagai pilihan yang terkadang membuat kita bingung. Apalagi kita diperhadapkan dengan PILIHAN-PILIHAN yang menurut kita semuanya PENTING. Dalam hal ini, menentukan prioritas sangatlah membantu kita untuk menghadapi pilihan-pilihan yang kadang-kadang membuat kita bingung. Anda tidak akan kebingungan lagi dalam menentukan pilihan karena anda akan memutuskan sesuatu berdasarkan SKALA PRIORITAS anda. Misalnya skala prioritas saya dari yang pertama sampai yang terakhir adalah Tuhan, Keluarga, Pendidikan, Pribadi, Sahabat, Pelayanan dan Teman. Apabila suatu saat saya diperhadapkan dengan pilihan antara kuliah atau nonton bersama teman-teman, tentu saja saya akan memilih untuk tetap kuliah karena berdasarkan skala prioritas pendidikan menempati tempat yang lebih tinggi daripada sahabat.
Setelah anda menentukan prioritas anda, anda juga harus KOMITMEN untuk tidak melanggar skala prioritas anda kecuali dalam keadaan yang sangat penting dan genting.
DO THE FIRST THING FIRST AND THE RIGHT THING RIGHT!

4. EXCELLENT
Untuk mencapai hasil yang maksimal, sudah barang tentu kita juga harus berusaha dan memberikan yang terbaik semaksimal mungkin. Ketika kita melakukan sesuatu dengan maksimal tentu orang-orang akan mulai mempromosikan anda dan anda juga akan mendapatkan apresiasi yang maksimal dari banyak orang. Untuk melakukan hal yang excellent sudah barang tentu kita harus melangkah dari ZONA AMAN menuju ZONA IMAN. Meninggalkan comfort zone kita dan melakukan segala sesuatu dengan EXTRA agar mendapatkan hasil yang maksimal, melangkahlah ke zona. EXCELLENT is about do an ORDINARY THINGS EXTRAORDINARY, WORK HARD and BEING YOUR BEST, DO THE ‘EXTRA MILE’, and EXCEEDING the EXPECTATION of others!

5. POSITIVE RELATIONSHIP
Kita adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan dan mempengaruhi satu dengan yang lainnya. We are zoon politicon. Apa yang terjadi di dalam kehidupan kita tidak lepas dari orang-orang yang berada di sekeliling kita, oleh karena itu POSITIVE RELATIONSHIP merupakan salah satu hal penting dalam pencapaian visi kita secara maksimal.

Hubungan yang positif adalah hubungan yang saling membangun antara satu dan yang lainnya. Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, begitu juga sebaliknya. Untuk mencegah hal-hal yang buruk terjadi dalam suatu hubungan, perlu adanya RELATIONSHIP RULES yang artinya kita harus mempunyai ‘lingkar’ dalam pertemanan tanpa bermaksud untuk memilih-milih teman dan hanya mau berteman dengan orang-orang tertentu saja. Kita harus bisa memilah-milah yang mana yang bisa kita masukkan ke dalam lingkar dalam zona pertama, kedua dan ketiga. Zona pertama adalah orang-orang terdekat kita dimana hubungan yang kita jalani bisa saling membangun misalnya yang menempati zona tersebut adalah keluarga, sahabat dekat yang membawa dampak positif, dll. Zona kedua adalah teman-teman lingkungan kita atau teman main kita. Zona ketiga adalah orang lain yang berada di sekitar anda yang anda hanya tau saja dan tidak terlalu mengenalnya. Berdasarkan zona tersebut lebih baik memiliki teman sedikit dengan KUALITAS MAKSIMAL daripada memiliki teman banyak tapi tidak memiliki kualitas sama sekali. QUALITY IS MORE VALUABLE THEN QUANTITY.

SHOW ME YOUR FRIENDS AND I’LL SHOW YOU YOUR FUTURE BECAUSE YOUR CHARACTER IS NOT MUCH DIFFERENT WITH THE PEOPLE YOU HANG WITH!
Hubungan yang positif adalah hubungan yang membawa anda ke ‘tempat yang lebih tinggi’ ang tidak bisa anda capai sendirian . GOD USES YOUR RELATIONSHIP TO TAKE YOU BEYOND YOUR LIMITATION. Kadangkala ada beberapa hal yang tidak bisa kita lakukan sendiri, dan kita memerlukan orang lain untuk membantu kita melakukannya. WHEN GOD WANT TO BLESS YOU, HE WILL PLACE SOMEONE IN YOURLIFE.

6. SURROUNDER ALL TO GOD

The most important thing is LET GOD TAKE THE LEAD OF YOUR LIFE.
DO YOUR BEST and let GOD DO THE REST! Jangan pernah mengandalkan dirimu sendiri, jangan pernah mengandalkan orang lain tapi andalkanlah TUHAN dalam segala hal karena Tuhan tidak akan pernah mengecewakan anda. Dia selalu memberikan rancangan dan rencana yang terbaik bagi anak-anakNya yang mengandalkan dan berserah kepadaNya.

IMPACT THE WORLD WITH YOUR POSITIVE POWER AND INFLUENCE. REACH YOUR DREAM AND BE A BLESSINGS FOR OTHER LIFE! YOU HAVE TO BELIEVE THAT AS YOU LIVE A LIFE OF EXCELLENCE, GOD’S FAVOR AND ANOINTING WILL INCREASE ON YOU, AND YOU WILL SEE PROMOTION IN YOURLIFE IN WAYS YOU NEVER DREAMED!
STEP UP PEOPLE =)
GOD BLESS YOU!

@merylsaragih

Rabu, 11 Mei 2011

MELIHAT DARI ATAS


Kira-kira tiga tahun yang lalu gw dan beberapa teman gw pergi mendaki gunung Sibayak di Sumatera Utara. Kami mulai naik gunung sekitar jam 1 pagi. Menurut pemberitahuan dari salah satu leader,mendaki selama lebih kurang 4-5 jam untuk mencapai puncak gunung sibayak. Sebelum berangkat kami di briefing sekaligus diberi waktu untuk mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang perlu kami bawa, seperti misalnya senter, air minum, panci, bahan makanan, gitar, tikar dan lain sebagainya. Perjalananpun dimulai. Baru mau mulai jalan aja, gw udah rada pesimis bisa sampe diatas, karena waktu itu gw baru pertama kali naik gunung dan kelihatannya gunung itu sangat tinggi, apalagi waktu itu gelap sekali dan puncak gunungnya ga keliatan sama sekali.

Awal pendakian tidak terlalu sulit, jalannya masih terarah dan juga masih banyak pohon dan akar pohon yang dapat kita jadikan pegangan. Akan tetapi, menjelang puncak gunung, medan tempuh makin sulit, apalagi waktu itu saya hanya bermodalkan lampu senter dari hp nokia saya. Jalannya-pun mulai terjal dan mengharuskan kita harus memanjat dari batu ke batu lainnya. Saya masih ingat waktu itu saya hampir saja menyerah karena kelelahan dan waktu itu pernah saya hampir saja jatuh karena akar pohon yang saya pegang tiba-tiba patah, untung saja teman saya menangkap tangan saya dan membantu saya untuk naik keatas.

Akhirnya, setelah melewati berbagai rintangan, kamipun sampai di puncak gunung sekitar pukul 5 pagi. “Habis Gelap, Terbitlah terang”. Hari mulai terang dan dari atas puncak gunung kamipun melihat sunrise dan view yang yang sangat indah. Pemandangan yang tidak mungkin bisa dilihat dari kaki gunung. Pemandangan yang hanya bisa kita lihat, DARI ATAS. Sangat Indah.

------------------------------------------------------------------------------

Beberapa hari yang lalu temen gw, ledy dan elfita datang berkunjung ke apartement gw. Karena udah lama ga ketemu jadi kami sharing lama banget. Kami ngebahas mengenai awal mula kita merantau keluar kota, jauh dari keluarga. Gw, ledy dan elfita udah berteman semenjak kami tinggal di medan. Dulu kami satu smp, dan walaupun sma nya beda-beda kami lumayan sering ngumpul dan sharing-sharing. Teringat kira-kira 4 tahun yang lalu, kami sangat shock dan sedih karena tidak ada satupun diantara kami yang lulus SPMB. Padahal waktu itu kami sangat berharap dan yakin kalau kami bisa lulus SPMB, something that we fight for and pray for. Tapi ternyata kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

STAGE 1 : KAKI GUNUNG

Seringkali dalam kehidupan kita, kita merasa berada di titik terendah dalam hidup kita. Rasanya sangat sulit untuk bisa ‘naik keatas’ dan bangkit lagi mencapai tujuan kita. Sama seperti waktu gw berada di kaki gunung, sekeliling gw sangat gelap, dan ketika gw melihat keatas rasanya puncak gunung itu jauh sekali sampai tidak terlihat.

Hal serupa terjadi dalam kehiduapan gw, ledy dan elfita pada waktu itu. Kami merasa down sekali karena tidak lulus SPMB. But hey! Hidup ga sampe disitu aja. Tujuan kami ga hanya sampai di ‘kaki gunung’ saja, kami mau melangkah untuk ‘naik gunung’ dan sampai di puncak gunung!

Apapun masalah di dalam kehidupan kita, tetaplah melangkah. Selalu ada harapan bagi orang yang percaya pada Tuhan. Ingat, rancangan Tuhan adalah rancangan yang terbaik bagi kita, yang pasti akan mendatangkan kebaikan bagi kita. Jadi di balik semua yang terjadi di dalam kehidupan kita, pasti ada hikmahnya. Be positive, bangkit dan melangkahlah!

STAGE II : MEDAN TEMPUH

Dalam perjalanan gw menuju ke puncak gunung, banyak banget hambatan yang datang menghampiri untuk menghalangi gw sampai ke puncak gunung. Dari mulai kelelahan sampai jatuh berkali-kali hingga terluka karena waktu itu medan tempuhnya lumayan sulit dan hanya disinari oleh sinar rembulan dan beberapa senter saja, jadi penglihatan gw waktu itu agak sedikit kabur! Untungnya gw punya teman-teman yang udah pernah beberapa kali naik gunung dan tau benar bagaimana menyikapi gw yang waktu itu hampir menyerah. Mereka terus menyemangati gw dan bilang kalo gw itu sanggup untuk naik keatas, mereka yang megang tangan gw disaat gw hampir jatuh dan membantu gw untuk mendaki lebih tinggi lagi.

Gw, ledy dan elfita melangkah dengan iman. Waktu itu gw memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Ledy di Fakultas Arsitektur UNDIP dan Elfita di Kesekretariatan Tarakanita. Kami yakin banget kalo kami pasti bisa sampe ke tujuan kami, ke puncak gunung kami masing-masing. Menjadi orang sukses di bidang kami masing-masing dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kami tau prosesnya tidaklah mudah, tapi kami tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin agar tujuan kami tercapai. Memang, seringkali di tengah usaha kami begitu banyak ‘kerikil’ yang sering membuat kami jatuh, tetapi kami bersyukur karena kami saling menguatkan satu sama lain. Tetap memberi semangat dan meyakinkan satu sama lain untuk bangkit kembali dari ‘kejatuhan’ kami dan saling membantu agar setiap kami bisa ‘naik’ lebih tinggi lagi. Tetaplah maju, tetaplah melangkah. Ora et Labora. Berdoa dan Bekerja, mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

STAGE III : PUNCAK GUNUNG

Rasananya benar-benar lega dan senang sekali ketika gw sampai di puncak gunung Sibayak. Waktu itu hari sudah mulai terang dan matahari pun mulai terbit. Pemandangannya Indah sekali dan gw juga bisa melihat pemandangan dibawah, di sekitar kaki gunung yang indah sekali. Jarak pandang yang bisa gw lihat dari atas jauh lebih luas daripada jarak pandang gw waktu gw dibawah. Gw bisa tersenyum dengan apa yang bs gw lihat dari atas dan seketika itu juga rasa lelah gw hilang.

Gw baru aja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti, masa tempuh studi 3.5 Tahun dengan Predikat Cum Laude. Saat ini gw lagi mempersiapkan rencana liburan gw bulan depan (liburan? Kenapa ga kerja? Well, I’ll write it on my next blog :P). Gw juga lagi memepersiapkan diri gw untuk gw ke Prague July mendatang sebagai salah satu perwakilan Indonesia dalam International Youth Leadership Conference 2011, and also mempersiapkan diri gw untuk melanjutkan S2 tahun depan. (perasaan daritadi mempersiapkan diri mulu ya? :P)


Ledy, saat ini sedang mengerjakan Tugas Akhirnya. Gw sangat bangga karena dia punya ide yang sangat brilian, yaitu membangun penjara untuk extraordinary crime. Gw baru pertama kali mendengar ada orang yang ingin membuat Penjara untuk Tugas Akhirnya. Pas gw nanya apa visi-nya dan kenapa dia lebih memilih membangun penjara, jawabnya kira-kira seperti ini : “gw pengen buat penjara “ekskulsif” dengan design yang bagus dan nyaman. Nantinya penjara ini diperuntukkan untuk terpidana yang berpendidikan paling tidak S1-S3. Kan banyak banget tuh, contohnya para koruptor dan para pejabat negara. Kan sayang banget kalo terpidana yang notabene orang-orang pinter ini tidak diberdayakan kepintarannya. Contohnya bapak Antasari Ashar. Masa tiap hari dia cuma baca buku dan olaharaga doank, padahal kita bisa memanfaatkan kepintarannya untuk keuntungan Negara. Konsep gw adalah nantinya penjara ini akan disebut sebagai “Lembaga Permasyarakatan Riset” dimana nantinya setiap terpidana yang ada di LP ini, ditugaskan untuk suatu riset yang nantinya digunakan untuk keperluan dan negara. Terpidana di penjara lain yang mau pindah ke LP ini juga boleh pindah ke LP ini (karena nantinya LP ini akan sedikit lebih nyaman daripada penjara lainnya) dengan satu syarat mereka harus kasi proposal mengenai riset yang mereka lakukan, yang nantinya akan diseleksi oleh petugas LP. Intinya, dari yang tadinya terpidana tersebut merugikan negara dapat kita ‘olah’ untuk menguntungkan negara. Kalau design komersil seperti hotel, mall dan tempat hiburan lainnya gw udah pernah buat in. Malah kmrn gambar gw masuk 10 besar lomba gambar Agung Sedayung Group”

Minggu lalu ledy datang ke Jakarta untuk mencari data-data yang dia perlukan and guess what? She got it! Bahkan dia dapat lahan langsung untuk pembangunan Lembaga Permasyarakatan Riset yang menjadi Tugas Akhirnya. Lahan tersebut diberikan oleh pihak Departemen Hukum dan HAM. Praise The Lord!


Last but not least, Elfita! Saat ini elfita sedang bekerja di US Aid sambil melanjutkan S1 nya di Perbanas. So proud of her! J Sebelumnya Ia sudah bekerja di beberapa perusahaan asing. Salah satunya SHARP and she did great. Dia pindah kerja ke US Aid karena waktu kerjanya lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengn jadwal kuliahnya.





------------------------------------------------------------------------------

Bisa dibilang saat ini kami sudah berada di “puncak gunung” bagian pertama kami. Saat ini kami sedang berada di puncak gunung sibayak, dan kami sedang siap bergegas untuk melanjutkan perjalanan ‘naik gunung’ kami berikutnya sampai kami berada di puncak gunung tertinggi kami. puncak gunung “mount everest kami”.

*Note :

Ketahuilah bahwa setiap proses yang kita alami dalam mencapai kesuksesan pasti membuahkan hasil yang baik. Mungkin kalo dulu gw ga berada di titik terendah dalam hidup gw, gw akan bersikap santai dan biasa-biasa aja dalam menghadapi hidup, gw akan menjadi “average people” dan tidak terpacu untuk maju. Akan tetapi, dengan semua proses yang gw lalui tadi gw akan menjadi pribadi yang tahan uji dan berdaya juang yang tinggi. Gw bener-bener ditempa untuk menjadi orang yang kuat, semangat dan berpengharapan dalam menjalani kehidupan. Ketika gw sampai di puncak gunung, gw baru menyadari bahwa jalan-jalan yang harus gw tempuh tadi sangat bermanfaat untuk membentuk gw menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih kuat lagi dari pribadi gw yang sebelumnya. Mungkin kalau gw ga pernah mencoba untuk ‘naik gunung’ gw ga akan pernah sampai berada di posisi gw saat ini.

Soooo, ayo “naik gunung”! Pemandangan yang kita lihat akan jauh lebih indah dan lebih luas ketika kita MELIHAT DARI ATAS! :)

“I can accept failure, everyone fails at something. But I can’t accept not trying” – Michael Jordan


If you already try and failed. TRY HARDER :)
@merylsaragih