Jumat, 25 Juli 2014

H I S T O R Y





I’ve been away too far for too long; now I need to be in His presence, under His grace, wrap in His love and mercy. I realize that when people judge me, it’s their right, because they don’t know me, they don’t care about what I’ve been through.

What matter most is, despite what happens in and on my life, one thing I know for sure is He loves me unconditionally. He always always always gives me a second chance. Knowing that, breaks my heart. Know that I am loved by my Father, deeply, madly, and widely. This brings me back to the heart of worship, knowing that it’s all about Him, His goodness, mercy, favor and love. It’s about History (His-Story).

It’s Him who’s been there and will always be there through my ups and downs, through thick and thin, through every season, it’s all about Him.

Thank you for teaching me to love myself enough, to refuse for second best. Thank you for making me strong enough not to settle for less, not let labels and emotional blackmails hold me back. It may mean making some hard decision, but short-term pain is better that long term disappointment and heartbreak.

Today, because of His love I’m bold enough to start writing History in my life through this blog. What He has done, what He’s doing and what He’s going to do in and through my life, even though it seemed crazy to willingly put myself out there. By doing that, it means I give people access to my life and I am bound to receive criticism I didn’t ask for, that will make me feel uncomfortable. It’s vulnerable and intimidating, yet, weighing those things up, I finally decided that I do want to step out and let people in.

However, I’m still human.  I sometimes made mistake, wrong decision and wrong behavior. I’m not perfect, but I’ll try my best to be a better version of me according to His words, His image. Whatever people say, do or think about me is not gonna stop me to testify His goodness. You can mock me, talk about bad things, backstab me, intimidate me and whatsoever, I’m not gonna hate you, I’m not gonna confront you. I’ll let my God take part and defend me, my part is to pray for you and believe that the best is yet to come.

I am loved,
Meryl Saragih           

Jumat, 18 Juli 2014

...and after all...this is what I feel...





I wonder how for some people it's so easy to be so emotional to overcome something which only based on their negativity and assumptions, without first, letting themselves to know the truth.

Don't let yourself drive by your own understanding and saying bad things about other people and saying words you will regret in the future. At least, if you can not help, don't break their heart.

Your words are like deposits in others that can ultimately shape their lives. Encouraging words of praise build confidence and self-worth, but constant criticism and disapproval produced a sense of failure and rejection.

Make a decision to speak words of life that will bless your family, partner, friends and build them up. Words are so powerful that life and death are in the power of the tongue. We need to carefully select which words we receive and take to heart, yet we also need to be aware of the power of the words we speak.

"The lips of the righteous feed many, but fools die for lack of wisdom." - Proverbs.





“People say you don’t know what you’ve got until it’s gone. Truth is, you knew what you had, you just never thought you’d lose it. Appreciate what you have before it becomes what you had.”

Rabu, 23 April 2014

Ragam Wisata Nusa Tenggara Barat




Perjalanan dinas saya kali ini mengunjungi Pulau yang berpendudukan asli Suku Sasak, yaitu Lombok, Nusa Tenggara Barat. Setibanya di bandara Lombok International Airport - Praya pada pagi hari, saya dan tim dijemput oleh Staff Gubernur NTB, karena memang kebanyakan agenda akan dilaksanakan di Mataram bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat DR.KH.M.Zainul Majdi,MA. Agenda dinas saya di Mataram akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 15-17 April 2014.

Sebelum memulai agenda dinas saya keesokan harinya, di hari pertama ini saya menyempatkan diri untuk mengunjungi pusat kerajinan tangan dan oleh-oleh di kota Mataram. Seperti biasa, saya sangat menyukai kain ikat/tenun ikat khas daerah. Kali ini saya membeli kain ikat lombok dengan motif khas rumah sasak yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok, yaitu Desa Sukarare, Lombok Tengah dan Kabupaten Praya. Kain-nya ada yang terbuat dari tenun, kain katun dan sutra. Harganya pun beragam, tergantung kualitas kain-nya dari mulai Rp 150,000 per meter hingga jutaan rupiah. Selain kain ikat, saya juga membeli kain motif rang-rang yang sekarang ini lagi digandrungi. Harga di lombok relatif lebih murah daripada di Bali, akan tetapi pilihan ragam motifnya lebih banyak di Bali.

Setelah belanja kain, saya check-in di Sheraton Beach Resort yang berada di kawasan pantai senggigi. Perjalanan dari kota mataram menuju Senggigi menempuh waktu kurang lebih 25 menit dengan suguhan pemandangan alam yang begitu indah. Sesampainya di hotel saya beristirahat sejenak kemudian menyempatkan diri untuk berjalan mengitari taman dan berenang di resort dengan pemandangan pantai yang terlihat begitu indah dari lokasi kolam berenang resort.

Siang hari saya dan tim makan di Resotoran 99. Disini kami mencicipi Ikan bakar dan udang goreng tepung yang begitu nikmat. Di Pulau ini memang khas sekali dengan makanan seafood karena kota-nya dekat sekali dengan laut. Sambil makan, kami didatangi oleh beberapa pedagang mutiara keliling. Ternyata di lombok hampir setiap restoran khas daerah memang terdapat beberapa pedangang mutiara yang menawarkan dagangannya kepada pengunjung yang datang bersantap di restoran. Mereka menjual kalung, cincin, gelang, anting dan aksesoris lain-nya yang terbuat dari mutiara.

Kebanyakan jenis mutiara yang ditawarkan adalah yang terbuat dari kerang yang hidup di air tawar, jadi harganya relatif murah mulai dari Rp 25,000 - Rp 200,000 per aksesoris. Akan tetapi, ada juga yang menjual mutiara yang berasal dari kerang yang hidup di air laut, harganya lumayan mahal yaitu mulai dari Rp 500,000 - Rp 1,000,000 per Mutiara. Yang membeli Mutiara air laut ini akan diberikan Sertifikat untuk menjamin kualitas dan keasliannya. Daerah penghasil Mutiara dengan kualitas yang bagus adalah Sumbawa, Sekotong, Lombok barat, dan Teluk Nare.

Setelah makan siang saya kembali ke hotel untuk rapat bersama tim mengenai agenda dinas di Mataram. Setelah rapat rampung, saya kemudian bersantai sore di Malimbu yang kira-kira berjarak sekitar 20 kilometer dari resort tempat saya menginap. Malimbu merupakan daerah dataran tinggi di lombok dimana kita bisa menyaksikan indahnya pemandangan laut dan bukit-bukit yang mengitari lombok. Disini saya makan jagung bakar dan minum es kelapa muda sambil meyaksikan terbenam-nya matahari. Dari Malimbu juga dapat terlihat tiga pulau yang sangat terkenal di Nusa Tenggara Barat yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Setelah menghabiskan sore di Malimbu saya lalu kembali ke hotel untuk bersantap malam. Kebetulan malam itu ada "Indonesian Night", para tamu disuguhi hidangan prasmanan khas Indonesia dengan ditemani oleh Alunan gamelan dan Tarian Gandrong, tari tradisional suku Sasak.

Keesokan hari-nya agenda dinas saya-pun dimulai. Pagi hari, tim beserta atasan saya bersilaturahim kerumah dinas Gubernur NTB utk sarapan pagi. Uniknya, menu sarapan yang disajikan adalah menu sarapan khas Arab. Ternyata hal ini dikarenakan Gubernur NTB dulu-nya mengambil Gelar Doktor Ahli Tafsir Al-Qur'an di Universitas Kairo, Mesir sehingga makanan yang disajikan seperti thareed, luqaimat, samosa, kari kambing, roti maryam, dan teh susu, Chef-nya pun langsung orang Arab. Setelah itu kami melanjutkan kegiatan di Universitas Mataram dan mengunjungi beberapa stasiun TV dan Radio Lokal untuk talkshow live dan taping.

Malam hari-nya kami diajak oleh staff Gubernur NTB untuk makan malam dan berwisata kuliner di restoran khas di Mataram yaitu Taliwang Raya. Menu khas yang disuguhkan adalah  Ayam pelecingan, kangkung plecingan dan Es kelapa dengan Madu kristal. Rasanya nikmat sekali, sampai saya tambah dua kali. Setelah makan malam kamipun kembali ke hotel untuk beristirahat. Keesokan hari-nya kami mengunjungi beberapa pesantren yang ada di kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur kemudian malam hari-nya kembali bertolak ke Jakarta.

Jumat, 04 April 2014

Berbelanja di Ambon Manise


Ambon merupakan kota terakhir dari 8 Kota tujuan Roadshow Konvensi Partai Demokrat. Saya berada di Ambon dari tanggal 9-15 Maret 2014. Ini merupakan kali pertama saya menginjakkan kaki di Ambon. Semenjak pertama kali mendarat dan keluar dari Bandara saya terkesima dan kagum dengan pemandangan Alam yang disuguhkan kota Ambon.

Selain pemandangan laut ditengah kota yang begitu indah dengan air yang jernih, jalanan di kota Ambon pun tampak sangat bersih, berbeda dengan kota-kota lainnya yang telah saya kunjungi. Penduduk lokal-nya pun ramah-ramah, tidak seperti tanggapan kebanyakan orang mengenai masyarakat Ambon yang bersifat keras.

Hari pertama sampai ke-empat di Ambon, saya mengikuti serangkaian acara konvensi yang sudah di agendakan, mulai dari kunjungan ke kantor wakil walikota, seminar di kampus UKIM Ambon, mengunjungi pasar Tradisional di Mardika, bersilaturahim dengan Ormas dan santai sore dan minum kopi bersama wartawan di Warung Kopi Joas yang sangat terkenal di Ambon.

Di sela-sela kunjungan saya menyempatkan diri untuk ke toko oleh-oleh. Ternyata Ambon terkenal sebagai penghasil minyak Kayu Putih, Mutiara dan Kain Tenun Tanimbar yang begitu unik motifnya. Saya pun tak segan langsung memborong ketiga benda tersebut, untuk digunakan Pribadi maupun untuk diberikan kepada keluarga dan kerabat sebagai oleh-oleh. Untuk minyak Kayu Putih saya beli yang KW 1 – minyak kayu putih Naga Mas yang telah disuling karena kalau yang benar-benar asli sulit ditemukan di Ambon, karena hanya bisa didapatkan di daerah pulau buru, seram dan banda. Untuk Mutiara, saya memilih untuk membeli Mutiara hasil dari kerang yang diternakkan di air tawar, karena harganya relatif lebih murah sekitar 10-20 ribu per butir. Sementara untuk Mutiara hasil ternak kerang di air laut, harga per butirnya sekitar 750 ribu sampai berjuta-juta tergantung kualitasnya, daerah penghasil Mutiara adalah Pulau Aru. Untuk Tenun Tanimbar khas Pulau Ambon, saya membeli model selendang berwarna merah dan biru dengan harga berkisar 150-250 ribu, ada juga kain tenun untuk dijadikan rok dan selendang dengan harga berkisar 550 ribu.

Setelah menghabiskan waktu berkeliling kota Ambon, saya melanjutkan perjalanan saya ke Pulau Seram dan menginap semalam di Ora Beach Resort, Desa Saleman. Memerlukan sekitar 5 jam untuk sampai ke tempat ini, dari mulai menggunakan mobil, kapal Ferry hingga kapal boat kecil.

Begitu sampai di Ora Beach Resort, saya sangat kagum melihat pemandangan alam yang sangat indah. Saya menginap di floating hut di tepi pantai dimana saya bisa langsung memandang ke laut lepas dan memberi makan ikan yang sedang berenang diantara batu karang yang berada dibawah air laut yang sangat jernih di depan kamar saya. Setelah mengelilingi resort saya-pun tour menyusuri pantai-pantai terdekat dan kemudian memilih spot untuk snorkeling. Alam bawah laut Maluku sungguh indah dan mempesona, air yang jernih, terumbu karang yang masih bagus dan ikan-ikan yang sangan menawan.
Setelah snorkeling saya mengunjungi situs air belanda dimana terdapat perpaduan antara air tawar dingin yang berasal dari bukit di desa saleman dan air laut di laut banda yang mengakibatkan suhu air di sekitaran pantai pasir putih terkadang panas dan terkadang juga dingin.

Hari terkahir di Ora saya menghabiskan waktu untuk berenang dan snorkeling di sekitar resort serta juga bercengkrama dengan turis lokal dan mancanegara dari Perancis, Jerman dan Jepang yang pada waktu itu juga sedang menghabiskan waktu liburan mereka di Maluku.

Link Foto-foto Baronda Maluku
Link ke Tribun




Menelusuri Tenun Bali di Klungkung



Sebagai staf Dino Patti Djalal, sekarang saya sedang sibuk melakukan safari politik ke berbagai daerah sebelum konvensi calon presiden dari Partai Demokrat berlangsung, diantaranya melakukan perjalanan ke Bali 17 hingga 21 Februari lalu. Bagi saya kunjungan tersebut bukanlah pertama karena sebelumnya saya kerap berlibur ke Pulau Dewata bersama teman kuliah.

Beberapa hari berkunjung di Bali,  keseharian saya diisi dengan beragam kegiatan politik. Tetapi saya mencoba mencari waktu yang tepat untuk menengok kebudayaan Bali. Mungkin bagi banyak orang mengenal Pulau Dewata itu hanya sebatas keindahan pantai yang menyebabkan wisatawan lupa untuk menengok keindahan warisan budaya.

Keinginan untuk mengenal lebih dekat warisan budaya Bali saya utarakan pada sopir yang kerap mengantar. Seketika saya diajak ke kawasan klungkung. Selama ini nama Klungkung tak asing bagi saya, namun saya tak mengenal potensi yang dimiliki di kasawan itu, sepanjang perjalanan saya penasaran, tak sabar untuk sampai ke Klungkung.

Jarak Klungkung dengan penginapan saya di Seminyak cukup jauh menempu perjalanan satu jam. Sepanjang perjalanan saya melihat betapa kayanya Bali yang memiliki keindahan wisata bahari serta pola hidup masyarakat yang masih tradisional artinya tak melupakan tradisi kendati arus globalisasi sangat pesat. Sepanjang perjalanan saya tak hanya melihat gedung, namun kebun warga yang masih terawat.

Setibanya di Klungkung saya diantar ke rumah seorang pengrajin tenun, namun saya lupa namanya. Disana saya melihat kesibukan pekerja yang sedang menyulap benang menjadi beragam kain dengan perpaduan warna cerah yang indah dipandang. Bahkan ketika disuruh mengerjakan pun saya tak sanggup.

Pemandu mengatakan satu jenis kain tenun dibuat dalam waktu tiga bulan hingga enam bulan tergantung permintaan serta jenis kain yang dipesan. Proses pembuatanya pun masih sederhana tak ada suara mesin modren, hanya terlihat kecermatan jemari para ibu yang memadukan benang pada alat yang terbuat dari kayu.

Selain itu, saya dibawa ke sebuah ruangan yang menyimpan beragam jenis tenun Bali sebelum diantar ke berbagai daerah diantaranya kain Endek Etnik Bali, kain tenun yang berwarna dasar merah kecoklatan. Tak hanya itu, turut diperkanalkan kain endek padma kelungkung yang sangat apik perpaduan warna biru tua berhiaskan motif tenun ukiran men begitu mempersona, saya yakin setiap wanita yang datang pasti segera mengeluarkan uang untuk membeli kain itu.

Menurut informasi yang disampaikan pemandu, kain itu merupakan jenis kain tenun kas Klungkung. Harga satu kain tenun pun berwariasi mulai dari Rp 1 Juta hingga puluhan juta tergantung pada komposisi warna serta kesulitan motif yang dibuat. Jujur saya sangat salut melihat para ibu, karena benang-benangnya sangat ribet dengan ramenya warna. Mungkin tenun dari daerah lain tak memiliki warna serame tenun Bali.

Sekitar setengah hari disana saya melanjutkan perjalanan ke Pasar Klungkung. Di Pasar saya melihat pedagang menjual beragam aksesoris khas daerah setempat serta kain tenun  asli ataupun print. Saya menyempatkan diri membeli beragam aksesoris untuk ole-ole. Selain itu, saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Adriana pengrajin perhiasan khas Bali yang telah menembus pasar eropa.

Menjelang petang saya kembali melanjutkan perjalanan ke hotel untuk melakukan kegiatan seperti hari-hari sebelumnya untuk menjalankan beragam agenda politik bersama seluruh staf Dino Patti Djalal. Informasi ini saya sampaikan disela-sela kesibukan saya setiba di Jakarta.
Link to Tribun



Kamis, 24 Oktober 2013

SMART Planning!



Reading Time: 4-5 minute

Beberapa waktu yang lalu my brother from another mother curcol ke gw on how to reach his dreams? Gw bukan orang yang ahli dalam hal ini, karena sampai sekarangpun sebagian goal dan dream gw belum tercapai. Tapi, I wanna help. Prinsip gw, ketika gw bisa bantu orang maka gw pun akan terbantu :D. So kira-kira ini rangkuman singkat gw mengenai “How to plan your goals/dreams wisely?”.

WHAT TO DO?
Hal pertama yang lo harus tau adalah lo harus punya visi yang jelas akan hidup lo gimana kedepannya. Ya setidaknya ada gambaran lo itu mau jadi apa sih? Short term and Long term. Kalau masih rada bingung, lo bisa coba baca di entry gw sebelumnya mengenai Step Up! and Destiny.

Setelah itu, untuk lebih memantapkan semua rencana loyou have to do SMART PLANNING! Ya mungkin lo udah pernah denger ini. Cuma gw mau breakdown lagi aja ya menurut bahasa dan pengertian gw.

S for Specific goals
You need specific goals and target mission of your life. Your goals have to be well defined. Disini lo harus dengan jelas dan spesifik mengenai goal yang akan lo capai. Sama seperti penulisan kalimat yang benar, harus ada S-P-O-K. Misalnya : Meryl akan memiliki Yayasan yang bergerak di bidang Pendidikan pada tahun 2020 di Medan, Sumatera Utara. Untuk short term misalnya, Meryl akan kuliah S2 majoring International Politic and Economy di Kings College London tahun 2014. Ya kira-kira se-spesifik itulah.

M for Measure
You have to measure the value of your business/goal/future plan and estimate your future plan. Segala sesuatu harus terukur dulu, baru bisa teruji dan terbukti. Lo harus punya tolak ukur yang realistis mengenai goal lo tersebut.

A for Achievement
Is this possible? Can you do it as you estimate it? Menurut lo, dengan kapasitas dan kemamuan yang lo miliki, lo bisa ga reach your goals? Make your goals challenging, but attainable.

R for Realistic
Try to do real work. Try to achieve your goals by doing realistic tasks. Jangan ngoyo. Start with what you have. Ensure that any development actions that you plan are relevant.

T for Time Mark
Are you able to reach your time marks line on time? Set a time scale for completion of each goal.

Nah kalo bisa lo buat table SMART dan lo buat kira-kira apa aja yang lo harus lakukan untuk masing-masing bagian ini. What have you done, what you gonna do.


Menurut gw pribadi, SMART Planning ini harus lo lakukan di keempat hal yang paling penting dibawah ini, karena keempat hal ini akan menunjang keberhasilan lo di masa depan, karena semuanya saling berkaitan. You have to manage this well, unless you want them to manage your life, yaitu :

1.    Spiritual : The most important thing! Gw karena baru baca Daniel, jadi gw ngerasa ini emang pas banget. Karena Daniel itu bisa menjadi orang ke-2 pada masanya (Pemerintahan Raja Nebukadnezar dan Cyrus) itu karena dia memiliki ROH YANG LUAR BIASA. Bukan karena ganteng, keren, pinter atau apalah. Alkitab mencatat karena Daniel memiliki roh yang luar biasa, dan Tuhan sendiri bilang kalau roh yang ada di dalam kita lebih besar dari roh apapun yang ada di dunia ini. So make sure that you have an excellence spirit. Prioritaskan Tuhan dalam segala hal. Put Him first in everything you do. Bangun hubungan dengan Tuhan. Doa, baca firman, muji dan nyembah Tuhan, live on His track. This will make you better, bolder and stronger!.

2.    Mental: Mental disini bisa dibilang berada di “Jiwa” yang consists of three things – pikiran, perasaan dan kehendak. You have to control this or your emotions will control you. Yang paling utama adalah kita harus kontrol pikiran kita. Karena semuanya dimulai di pikiran. Battlefield of mind. Ubah pola pikir lo, berubahlah melalui pembaharuan budimu. Jadi semua itu dimulai dari pikiran, baru ke perasaan lo. It’s all about mindset. Jadi kalo mau punya kehidupan yang berhasil, you have to start to manage your thoughts. Jangan izinkan pikiran-pikiran yang salah, yang ngga membangun atau yang negatif masuk ke dalam diri lho. Watch what you hear, what you see.

3.    Financial : Yup! Ini penting. Lo harus bisa manage keuangan lo sampai akhirnya nanti lo “bebas finansial” yang artinya lo ga punya utang, malah lo berlebih dari aset, tabungan dan investasi. It’s a long way to go, tapi kita bisa biasakan to do SMART Planning on this. Gw pribadi ga pernah hidup berlebihan ataupun berkekurangan, tapi gw hidup berkecukupan. Pas-pas-an. Pas mau ini, pas mau kemana, pas ada berkat. Hahaha. Prinsip hidup gw itu banyak memberi banyak berkat. Tapi jangan boros juga, kita harus hitung-hitungan jugajangan sampai kita berhutang karena bantuin orang ataupun karena keinginan sementara yang ngga penting-penting banget. Yang pasti jangan lupa thithing (karena ini hak-nya Tuhan), banyak memberi apalagi di tanah yang subur (give and you will be given) :)

4.    Physic: Nah ini juga penting. Apa gunanya lo wealthy, famous, happy kalo ga sehat? Atau sebaliknya, lo sehat tapi ga punya duit atau ga terkenal dan ga berdampak. Soooexercise reguraly, watch what you eat andavoid cigarette, alcohol apalagi drugs. Di Amsal 3:16 Tuhan bilang “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Berarti ini mungkin banget kan di dalam Tuhan? kita bisa sehat, tajir, terkenal pulak hahaha. Tapi, ayat 16 ini hanyalah akibat dari sebab yang ada di ayat 1-15. Ya intinya balik lagi harus bangun hubungan dengan Tuhan dulu dan berjalan bersama-Nya. Seek first His kingdom and Righteousness and everything shall be added to you.

Good luck!