Minggu, 02 Oktober 2016

God's Favor 1.0 : Traveling to Europe



Helloo,
It's been a while.
Udah lama banget ga nge-blog. Been busy with work and all that jazz.
This time I wanna share something through a video and It's about one of my buckletlist - traveling to Europe.

Sharing kali ini ada kaitannya dengan blog gw sebelumnya disini - jadi boleh silahkan dicek terlebih dahulu.

Di video ini gw akan share tentang gmn gw bisa belajar dan jalan-jalan ke Eropa for free. It's all because His favor and goodness, and through all the process I learned a lot.

Dalam proses itu gw belajar beberapa hal:

  1.  It's not about having faith in your faith, it's having faith in His faith
  2.  Your resources are in your relationship
  3. Galatia 6:9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah"
  4. 1 Korintus 2:9 "Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk meereka yang mengasihi Dia"

Blessings,
Meryl



Rabu, 09 Maret 2016

SUPERMENTOR


Supermentor is a platform which provides and opportunity for iconic figures and high achievers to share their life experience, work ethics and secrets of success with the general public, especially the youth.
Supermentor was initiated by Ambassador Dino Patti Djalal in 1 February 2014. A passionate activist on youth affaris, Dino found that the most frequent question young people would always ask him was: “How can I be a successful person? What tips can you give me from our experience? Can you be my mentor? “ Dino quickly realized that the answers to these questions would not likely be found in academic textbooks and classrooms, but would mostly come from the school of life. There is rich reservoir of wisdom and know-hows that can be shared by those who have struggled on the road to success. Hence, the idea of “Supermentor”
The first Supermentor session took place in a small cafe in kemang, south of Jakarta, involving 21 young people (21 representing ‘the 21st century’) from various backgrounds (gedner, religion, ethnicity, economic status, and age groups). The experience convinced Dino that the oth were anxious about their future, yet they had an insatible thirst for inspiration, and strong determination to learn and succeed. The led Dino to invite iconic figures to conduct their Supermentor sessions. Dino thought it was time to take Supermentor to the next level: to evolve from small sessions of 21 to a much bigger forum of 1,000++ audiences. What would be known as “Kultum Supermentor/Supermentor series”
The unique value of Supermentor is that it reminds our young people and general public that a time of rising cynicism and negativity, there are still plenty of good people and goodwill in our society, and highlighting this will motivate them to become a better person. Many of the young people who attended Supermentor have openly proclaimed in social media that they have become more positive and more hopeful ever since.
To date, Supermentor as well as the smaller supermentor sessions continue. We are trying to do more sessions outside of Jakarta to spread the good message of positivism and can-do-ism. We are determined to cultivate this “industry of inspiration” to prepare youthful minds for a better world ahead.

Tagline:
Share. Inspire. Empower
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
We're so excited to hold our very first Supermentor overseas with these phenomenal speakers.
Friends in Australia, register now for an inspiring night, Supermentor 10 at http://supermentor10.eventbrite.com
For more info follow @supermentorid 
Supermentor,
Share. Inspire. Empower


                                           

Minggu, 22 November 2015

S E L A

Reading time: 4-5 minutes

Kualanamu International Airport, 23 November 2015

Kira-kira 5 minggu yang lalu, di tempat yang sama aku sedang makan siang dengan Opung menunggu jadwal penerbangan kami ke Jakarta. Kira-kira 4 minggu yang lalu, aku menjenguk Opung yang sedang tidak sehat di rumah tulang, dan mendoakan Opung sebelum keesokan harinya aku traveling ke Eropa selama 2 minggu. Kira-kira 3 minggu yang lalu aku mendengar keadaan Opung menurun drastis dalam keadaan Koma. Kira-kira 2 minggu yang lalu, aku menrubah rute penerbanganku dan langsung kembali ke Medan untuk menjenguk Opung di Rumah Sakit. Hari Minggu yang lalu dengan berat hati aku kembali ke Jakarta dan ternyata saat itulah terakhir kali aku bisa melihat Opung yang dalam keadaan masih bernafas. 

Hari selasa yang lalu, aku mendapatkan telepon dari Mama dengan suara tangisan, “Opung udah ngga ada ya nang.” Aku terdiam namun disaat yang bersamaan aku merasakan ada damai sejahtera dari Tuhan yang melampaui akal dan pikiranku. “It is done.” pikirku. Malamnya, aku langsung kembali ke Medan. Opung (76) menghembuskan nafas terakhir Pada hari Selasa, 17 November 2015 kira-kira Pukul 16.00 WIB, 8 jam setelah Ia menjalani Operasi untuk saluran pernafasan, dalam keadaan Koma yang sudah genap 18 hari. 

Opung adalah pahlawan iman bagiku dan keluargaku. Kasih sayangnya, perhatiannya dan doa-doanya tidak pernah putus bagiku dan keluargaku. Setiap hari pasti saja ada telepon dari Opung kepada kami, cucu, anak dan saudara/inya, walaupun sebentar, sebatas hanya menanyakan kabar. Opung selalu mengajarkan kami untuk hidup di dalam Tuhan dan selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup kami. Keberadaanku saat ini tidak lepas dari peran penting Opung dalam hidupku. Opung yang selalu ceria dan tidak pernah menyusahkan, the one who truly believes in me and bring out the best in me. 

Ini pengalaman pertama bagiku, kehilangan orang yang aku sayangi untuk selamanya, salah satu orang terpenting dalam hidupku. It feels unreal, untuk pertama kali dalam hidup aku, aku ngga tau harus ngapain. Aku ga tau harus merespon apa. Aku lemah. Aku cuma bisa diam, doa, nyanyi, nyembah dan memperkatakan firman Tuhan yang dengan kuasaNya memberikanku  kekuatan, dan di tengah-tengah waktu itu terbesit satu kata dalam hatiku, “Sela”


Di dalam Alkitab, “Sela” dijumpai dalam 39 Mazmur dan seluruhnya berjumlah 71 kali. Di luar Mazmur hanya terdapat dalam Habakuk 3:3,9,13. Ada banyak tafsiran yang muncul mengenai “Sela”. Sebagai contoh ada yang menerangkan “Sela” dalam 3 kategori: pertama, kalau dalam konteks Sastra, diartikan sebagai referensi. Kedua, kalau dalam konteks Liturgi, diartikan sebagai bersujud, dan ketiga, dalam hubungannya dengan alat musik, seperti dalam Septuaginta (Alkitab PL dalam bahasa Yunani) yang diterjemahkan “Diapsalma” yang didefinisikan sebagai “selingan musik”. Konklusi arti “Sela” dalam kamus Alkitab adalah pause atau istirahat, menjalani hidup ini pada zaman sekarang. (sumber: wikipedia)

Sela bagiku saat ini adalah waktu dan ruang dalam kehidupan untuk aku dapat berpikir jernih, merenungkan segala sesuatunya dan berefleksi. Mengukur dan menilai semua jalan-jalan yang sudah kulalui dari kacamata Tuhan. Dalam ritme kehidupan yang semakin cepat dan rumit hari-hari ini, kita perlu menginjak rem kehidupan, dan stop! lalu berkaca diri dengan Firman Tuhan, dan menilai adakah ruangan-ruangan dalam hati kita yang perlu ditata ulang.

Tuhan ingin kita berdiam diri di dalamNya, tinggal tenang di dalamNya dan memberi waktu dan ruang bagi Dia untuk berbicara dengan leluasa kepada kita, dan menata ulang perspektif hidup dengan mengakui bahwa Dia adalah Tuhan, penulis hidup kita yang berkuasa dan berdaulat penuh atas hidup kita. 

Firman Tuhan dalam Yesaya 30:15 mengatakan: “Sebab beginilah firman Tuhan Allah, yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.”

Aku percaya Tuhan akan memberikan kekuatan, sukacita dan pengharapan yang baru bagiku dan keluargaku agar kami tidak menyerah dan dapat melangkah terus. Ia mampu memulihkan keadaan kami. Opung akan selalu ada di hati kami, nilai-nilai kebaikan dan iman percaya Opung akan selalu kami kenang dan pegang dalam kehidupan kami. 


Akupun percaya Tuhan baik dan Ia akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita anak-anakNya.  Semua yang terjadi dalam kehidupan ini sudah seizin-Nya dan dalam rencana-Nya. Aku percaya bahwa untuk segala sesuatu dibawah langit ada waktunya, dan segala sesuatu itu indah pada waktunya. Di fase kehidupan ini aku belajar kuat dalam kelemahan, percaya dalam keraguan, berserah dalam ketidakpastian dan bersyukur dalam kesesakan. I believe that His love is stronger than my pain and the joy of the Lord is my strength! Thank You, Father :’)



Selamat ber ‘SELA’


Meryl Saragih.


Ps. I miss you so much, Opung. It’s been a week :’)

Selasa, 06 Januari 2015

Bersyukur

Reading Time 2-3 minutes.

Sebelum mengakhiri tahu 2014, di penghujung tahun gw merenung dan mengevealuasi apa saja yang terjadi, yang gw lakukan dan yang gw raih selama tahun 2014 ini. Satu kata yang terbesit di pikiran gw adalah "Bersyukur". Gw benar-benar bersyukur untuk apa yang udah gw alami dan penyertaan Tuhan dalam hidup gw selama tahun 2014. Gw berpikir keras gmn cara buat tulisan ini supaya ngga terdengar klise, karena sering banget kita denger orang bilang "beryukur aja" untuk setiap keadaan yang kita alami, tapi apa sih sebenernya esensi dasar dari bersyukur itu? Gw akan share pemahaman gw tentang bersyukur.

Menurut gw bersyukur adalah sebuah kata kerja. Rasa syukur akan sesuatu yang kita raih, kita dapatkan, kita miliki, kita terima dsb. Tapi, menurut gw bersyukur itu ngga berhenti hanya di "rasa" itu saja tapi lebih kepada pengaplikasian-nya. Bersyukur, menurut gw adalah keadaan atau kondisi dimana kita menjaga, merawat, memelihara dan melestarikan apa yang kita miliki, terima atau dapatkan. contohnya kayak gini:

Kalau lo bersyukur untuk orang-orang yang ada disekitar lo; keluarga, pacar, sahabat dan teman lo akan menunjukkan rasa sayang lo kepada mereka, melalui perkataan dan perbuatan. Misalnya, meluangkan waktu untuk mereka, memberikan surprise sesekali; misalnya buat pacar lo bisa tiba-tiba kasi bunga, masakin masakan kesukaannya, dll. Bisa juga menjadi pendengar yang baik disaat mereka membutuhkan teman curhat, dan juga memberikan kritik, saran yang membangun dan juga memberikan kata-kata penyemangat supaya mereka semangat tentunya :)

Kalau lo bersyukur untuk kesehatan lo, lo akan jaga kesehatan lo. Simpelnya,  Lo akan jaga makanan yang lo makan, tidur yang teratur kalau memungkinka 6-8 jam sehari, olahraga yang teratur dan menghindari hal-hal yang bisa merusak kesehatan lo misalnya rokok, narkoba, alkohol, dsb.

Kalau lo bersyukur dengan pekerjaan lo, dengan studi lo, lo akan memberikan yang terbaik seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Lo akan all out and work smart.

Intinya kalau lo bersyukur dengan hidup lo, lo ngga akan menyia-nyiakan kehidupan lo, apa yang lo miliki dan apa yang lo dapatkan. KIta bisa melihat orang yang penuh rasa syukur ataupun tidak melalui kualitas hidupnya. Gw pernah dengar kalimat "kalau lo mau bahagia dan sukses kuncinya cuma satu, bersyukur." Awalnya gw ngerasa ini klise banget, kalau mau sukses dan bahagia lo harus berusaha donk ga bisa cuma bersyukur doank. Tapi semakin gw mendalami makna kata "bersyukur" itu, gw  paham kalau bersyukur itu bukan hanya kata sifat, tapi kata kerja yang intinya seperti gw sebutkan diatas itu : Menjaga, merawat, memelihara dan melestarikan apa yang kita miliki, terima ataupun dapatkan. Bersyukur bukan hanya karya kata, tapi juga karya nyata.

Selamat Bersyukur :)

Minggu, 07 Desember 2014

Distraction


Reading time 2-3 minutes. 

Perjalanan dalam pesawat dari Jakarta menuju Medan gw manfaatkan untuk menulis post ini. Man, udah lama banget ga nulis haha. Sebenernya gw pengen tidur di pesawat karena cape banget seminggu ini hectic banget kerja, kuliah dan main :P Tapi…gw ga aware ternyata seat gw pas banget di depan emergency exit. Sempit, dan ga bisa dimundurin ke belakang. Yah, nasib.

Gw tersadar selama ini gw ga nulis selain karena males, ya karena ga fokus. Nowadays, there are too much distractions yang buat kita jadinya ga fokus. Ga fokus dalam melakukan sesuatu, salah satunya mungkin karena “penyalahgunaan” media and technology yang bisa dengan gampangnya kita akses dari Smart Phone dan bisa langsung menghubungkan kita dengan Chat (whatsapp, line, imessage, etc) or Social Media (Path, Instagram, Twitter, Facebook…or even Friendster?:P) We spent too much on this, don’t we? Bener-bener time consuming, too much information yang kadang jadinya buat kita ga bisa menganalisa sesuatu,  ga bisa in-depth thinking dan mungkin jadi menghambat kita untuk bisa berkarya. Zaman sekarang ini untuk mendapatkan informasi bukanlah hal yang sulit, tapi masalahnya adalah our ability to choose, to be focus!

Nah, di pesawat ini gw menemukan waktu dimana gw bisa fokus mengerjakan sesuatu hal. Misalnya menulis, atau mungkin membaca dan merancang sesuatu. Karena berada di pesawat ini mengeliminasi distraction terbesar gw yaitu, Smart Phone! Ya benar, karena dilarang menghidupkan HP tentunya. Gw jadi bisa lebih produktif dan lebih fokus untuk menyelesaikan semua tanggung jawab gw baik dalam pekerjaan maupun dalam perkuliahan tanpa sekali-kali melihat hp gw untuk nge-cek notification :D

Sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2015, salah satu goal gw adalah untuk bisa lebih fokus. Sekarang ini generasi kita terlalu banyak dicekoki dengan media and technology sehingga fokus kita bergeser, kita jadi banyak tau yang hasilnya jadi banyak mau. Repot kan? Awal tahun 2015 nanti akan dimulai Asean Economy Community mampukah kita bersaing dengan masyarakat ASEAN lainnya kalau kita ngga fokus? Ga expert dan excel di bidang yang kita geluti? Hari gini kalau kita ngga berbeda atau maksimal dalam melakukan atau menjadi sesuatu, kita tidak akan diperhitungkan. Jadi, gw pengen encourage temen-temen semua untuk bisa melatih diri menjadi lebih fokus lagi ditengah marak-nya penggunaan media and technology. Semoga kedepannya kita bisa memaksimalkan penggunaan media and technology ini secara tepat guna J

NB:
Gw nulis ini karena gw sendiri juga bergumul untuk menjadi lebih fokus. Dan ya, gw akui salah satu distraction  terbesar gw adalah social media. I spent too much time on it.  Resolusi gw di tahun 2015 nanti adalah gw pengen coba untuk mengurangi penggunaan social media. Gw akan coba untuk ngga ngutak-ngatik social media during the office hour. One step at a time, right?

All the best and be blessed! J
Meryl Saragih

Senin, 29 September 2014

Heart of Worship




1. WHY I WORSHIP GOD?


Knapa dan kapan sih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita lagi sedih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita lagi bersukacita kita baru memuji Tuhan. Apa hanya pada saat mood kita ingin nyembah, baru kita menyembah? Atau setiap saat kita harus memuji dan menyembah Tuhan?


a. WORSHIP IS OUR RESPONSIBILITY.

No matter what, we have to praise and worship God. Setiap saat dan kapanpun. Bukan karena ‘sesuatu’.


Kolose 1:16 : Karena di dalam Dialah telah diciptakan sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.


Yesaya 43:7 : Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!



b. WORSHIP IS A COMMAND, not merely a natural instinct.


Matius 4:10 : Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!.”


Mazmur 96:2 : Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Layaknya hidup kita adalah untuk menuruti Perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu perintah-Nya adalah untuk memuji dan memuliakan Tuhan.


c. WORSHIP IS A RESPONSE
Sebagai respon kita terhadap keagungan, kekuatan yang luar biasa, rahmat dan kasih Allah kepada kita. GOD IS HOLY, LOVING AND WORTHY OF OUR WORSHIP AND DEVOTION.


2. HOW I WORSHIP GOD?


a. MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN
Menyembah dalam ROH means Our Worship needs to be SPIRIT LED. We cannot worship without HOLY SPIRIT. Menyembah dalam KEBENARAN means : Sikap hati dan motivasi kita menyembah Tuhan harus benar.


YOHANES 4:23-24 : Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”


KITA HARUS TAU SIAPA YANG KITA SEMBAH. DEVELOP a RELATIONSHIP with HIM.
JESUS IS THE WAY THE TRUTH AND THE LIFE.
Tidak ada seorangpun yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Dia.


b. The BEST WAY that we can praise and worship God is with EVERY THOUGH AND ACTION.


ROMA 12:2 : Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


WORSHIP is the EXPRESSION OF LOVE AND AWE TO THE GOD WHO GIVES US MORE THAN WHAT WE DESERVE. EXPRESS YOUR WORSHIP by singing, laying music dancing or in some other way! Remember that you are called to worship God with your action, everyday of your life. GA CUMA SEKEDAR NYANYI. Kita harus memuji dan menyembah Tuhan seperti Raja Daud

Pujian dan Penyembahan adalah bentuk apresiasi terbesar kepada seseorang/sesuatu, dalam hal ini adalah Tuhan Allah. Ketika kita menyembah Tuhan, kita akan menjadi seperti-Nya, memiliki karakter-karakter Kristus.


3. THE WORSHIP IMPACT


a. HADIRAT TUHAN NYATA

God presence CHANGING OUR LIFE. When we Praise and Worhsip God, we RELEASE THE SUPERNATURAL POWER OF GOD IN OUR LIFE.


Kita menyembah Raja Sgala Raja yang luar biasa, GA MUNGKIN KITA BIASA2 AJA.
A life of praise and worship fills our DEEPEST NEEDS and amazingly, it also BRINGS GREAT JOY TO GOD.

Zefanya 3:17 : Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang kerena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai


When we praise and worship God, MIRACLE HAPPENS.
WE ARE THE PRESSENCE CARRIER. HADIRAT TUHAN NYATA, ORANG DIJAMAH DAN DIPULIHKAN.

Mukzijat Tuhan nyata karena Ia melakukan Bagian-Nya. Each of us has our part. Kita melakukan hal yang tidak bisa Dia lakukan (Memuji, Menyembah dan memuliakan namaNya) dan Dia melakukan hal yang tidak bisa kita lakukan (Mukjizat).


It’s always an amazing honor to know that we are called to worship our God and to dwell in His presence. What sets us apart is the Presence of God!


Jumat, 25 Juli 2014

H I S T O R Y





I’ve been away too far for too long; now I need to be in His presence, under His grace, wrap in His love and mercy. I realize that when people judge me, it’s their right, because they don’t know me, they don’t care about what I’ve been through.

What matter most is, despite what happens in and on my life, one thing I know for sure is He loves me unconditionally. He always always always gives me a second chance. Knowing that, breaks my heart. Know that I am loved by my Father, deeply, madly, and widely. This brings me back to the heart of worship, knowing that it’s all about Him, His goodness, mercy, favor and love. It’s about History (His-Story).

It’s Him who’s been there and will always be there through my ups and downs, through thick and thin, through every season, it’s all about Him.

Thank you for teaching me to love myself enough, to refuse for second best. Thank you for making me strong enough not to settle for less, not let labels and emotional blackmails hold me back. It may mean making some hard decision, but short-term pain is better that long term disappointment and heartbreak.

Today, because of His love I’m bold enough to start writing History in my life through this blog. What He has done, what He’s doing and what He’s going to do in and through my life, even though it seemed crazy to willingly put myself out there. By doing that, it means I give people access to my life and I am bound to receive criticism I didn’t ask for, that will make me feel uncomfortable. It’s vulnerable and intimidating, yet, weighing those things up, I finally decided that I do want to step out and let people in.

However, I’m still human.  I sometimes made mistake, wrong decision and wrong behavior. I’m not perfect, but I’ll try my best to be a better version of me according to His words, His image. Whatever people say, do or think about me is not gonna stop me to testify His goodness. You can mock me, talk about bad things, backstab me, intimidate me and whatsoever, I’m not gonna hate you, I’m not gonna confront you. I’ll let my God take part and defend me, my part is to pray for you and believe that the best is yet to come.

I am loved,
Meryl Saragih