Reading Time 2-3 minutes.
Sebelum mengakhiri tahu 2014, di penghujung tahun gw merenung dan mengevealuasi apa saja yang terjadi, yang gw lakukan dan yang gw raih selama tahun 2014 ini. Satu kata yang terbesit di pikiran gw adalah "Bersyukur". Gw benar-benar bersyukur untuk apa yang udah gw alami dan penyertaan Tuhan dalam hidup gw selama tahun 2014. Gw berpikir keras gmn cara buat tulisan ini supaya ngga terdengar klise, karena sering banget kita denger orang bilang "beryukur aja" untuk setiap keadaan yang kita alami, tapi apa sih sebenernya esensi dasar dari bersyukur itu? Gw akan share pemahaman gw tentang bersyukur.
Menurut gw bersyukur adalah sebuah kata kerja. Rasa syukur akan sesuatu yang kita raih, kita dapatkan, kita miliki, kita terima dsb. Tapi, menurut gw bersyukur itu ngga berhenti hanya di "rasa" itu saja tapi lebih kepada pengaplikasian-nya. Bersyukur, menurut gw adalah keadaan atau kondisi dimana kita menjaga, merawat, memelihara dan melestarikan apa yang kita miliki, terima atau dapatkan. contohnya kayak gini:
Kalau lo bersyukur untuk orang-orang yang ada disekitar lo; keluarga, pacar, sahabat dan teman lo akan menunjukkan rasa sayang lo kepada mereka, melalui perkataan dan perbuatan. Misalnya, meluangkan waktu untuk mereka, memberikan surprise sesekali; misalnya buat pacar lo bisa tiba-tiba kasi bunga, masakin masakan kesukaannya, dll. Bisa juga menjadi pendengar yang baik disaat mereka membutuhkan teman curhat, dan juga memberikan kritik, saran yang membangun dan juga memberikan kata-kata penyemangat supaya mereka semangat tentunya :)
Kalau lo bersyukur untuk kesehatan lo, lo akan jaga kesehatan lo. Simpelnya, Lo akan jaga makanan yang lo makan, tidur yang teratur kalau memungkinka 6-8 jam sehari, olahraga yang teratur dan menghindari hal-hal yang bisa merusak kesehatan lo misalnya rokok, narkoba, alkohol, dsb.
Kalau lo bersyukur dengan pekerjaan lo, dengan studi lo, lo akan memberikan yang terbaik seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Lo akan all out and work smart.
Intinya kalau lo bersyukur dengan hidup lo, lo ngga akan menyia-nyiakan kehidupan lo, apa yang lo miliki dan apa yang lo dapatkan. KIta bisa melihat orang yang penuh rasa syukur ataupun tidak melalui kualitas hidupnya. Gw pernah dengar kalimat "kalau lo mau bahagia dan sukses kuncinya cuma satu, bersyukur." Awalnya gw ngerasa ini klise banget, kalau mau sukses dan bahagia lo harus berusaha donk ga bisa cuma bersyukur doank. Tapi semakin gw mendalami makna kata "bersyukur" itu, gw paham kalau bersyukur itu bukan hanya kata sifat, tapi kata kerja yang intinya seperti gw sebutkan diatas itu : Menjaga, merawat, memelihara dan melestarikan apa yang kita miliki, terima ataupun dapatkan. Bersyukur bukan hanya karya kata, tapi juga karya nyata.
Selamat Bersyukur :)
Selasa, 06 Januari 2015
Minggu, 07 Desember 2014
Distraction
Reading time 2-3 minutes.
Perjalanan
dalam pesawat dari Jakarta menuju Medan gw manfaatkan untuk menulis post ini. Man, udah lama banget ga nulis haha. Sebenernya gw pengen tidur di
pesawat karena cape banget seminggu ini hectic
banget kerja, kuliah dan main :P Tapi…gw ga aware
ternyata seat gw pas banget di depan emergency exit. Sempit, dan ga bisa
dimundurin ke belakang. Yah, nasib.
Gw
tersadar selama ini gw ga nulis selain karena males, ya karena ga fokus. Nowadays, there are too much distractions
yang buat kita jadinya ga fokus. Ga fokus dalam melakukan sesuatu, salah
satunya mungkin karena “penyalahgunaan” media
and technology yang bisa dengan gampangnya kita akses dari Smart Phone dan bisa langsung
menghubungkan kita dengan Chat (whatsapp, line, imessage, etc) or Social Media (Path, Instagram, Twitter, Facebook…or even Friendster?:P) We spent too much on this, don’t we? Bener-bener
time consuming, too much information
yang kadang jadinya buat kita ga bisa menganalisa sesuatu, ga bisa in-depth
thinking dan mungkin jadi menghambat kita untuk bisa berkarya. Zaman
sekarang ini untuk mendapatkan informasi bukanlah hal yang sulit, tapi
masalahnya adalah our ability to choose,
to be focus!
Nah,
di pesawat ini gw menemukan waktu dimana gw bisa fokus mengerjakan sesuatu hal.
Misalnya menulis, atau mungkin membaca dan merancang sesuatu. Karena berada di
pesawat ini mengeliminasi distraction
terbesar gw yaitu, Smart Phone! Ya
benar, karena dilarang menghidupkan HP tentunya. Gw jadi bisa lebih produktif
dan lebih fokus untuk menyelesaikan semua tanggung jawab gw baik dalam
pekerjaan maupun dalam perkuliahan tanpa sekali-kali melihat hp gw untuk
nge-cek notification :D
Sebentar
lagi kita akan memasuki tahun 2015, salah satu goal gw adalah untuk bisa lebih fokus. Sekarang ini generasi kita terlalu
banyak dicekoki dengan media and
technology sehingga fokus kita bergeser, kita jadi banyak tau yang hasilnya
jadi banyak mau. Repot kan? Awal tahun 2015 nanti akan dimulai Asean Economy Community mampukah kita
bersaing dengan masyarakat ASEAN lainnya kalau kita ngga fokus? Ga expert dan excel di bidang yang kita geluti? Hari gini kalau kita ngga
berbeda atau maksimal dalam melakukan atau menjadi sesuatu, kita tidak akan
diperhitungkan. Jadi, gw pengen encourage
temen-temen semua untuk bisa melatih diri menjadi lebih fokus lagi ditengah
marak-nya penggunaan media and
technology. Semoga kedepannya kita bisa memaksimalkan penggunaan media and technology ini secara tepat
guna J
NB:
Gw
nulis ini karena gw sendiri juga bergumul untuk menjadi lebih fokus. Dan ya, gw
akui salah satu distraction terbesar gw adalah social media. I spent too much time on it. Resolusi gw di tahun 2015 nanti adalah gw
pengen coba untuk mengurangi penggunaan social
media. Gw akan coba untuk ngga ngutak-ngatik social media during the office hour. One step at a time, right?
All the best and be blessed! J
Meryl Saragih
Senin, 29 September 2014
Heart of Worship
1. WHY I WORSHIP GOD?
Knapa dan kapan sih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita
lagi sedih kita harus menyembah Tuhan? Apa karena kita lagi bersukacita kita
baru memuji Tuhan. Apa hanya pada saat mood kita ingin nyembah, baru kita
menyembah? Atau setiap saat kita harus memuji dan menyembah Tuhan?
a. WORSHIP IS OUR RESPONSIBILITY.
No matter what, we have to praise and worship God. Setiap saat
dan kapanpun. Bukan karena ‘sesuatu’.
Kolose 1:16 : Karena di dalam Dialah telah diciptakan sesuatu,
yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak
kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa;
segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
Yesaya 43:7 : Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang
Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!
b. WORSHIP IS A COMMAND, not merely a natural instinct.
Matius 4:10 : Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyahlah,
Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya
kepada Dia sajalah engkau berbakti!.”
Mazmur 96:2 : Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya,
kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
Layaknya hidup kita adalah untuk menuruti Perintah Tuhan dan
menjauhi larangan-Nya. Salah satu perintah-Nya adalah untuk memuji dan
memuliakan Tuhan.
c. WORSHIP IS A RESPONSE
Sebagai respon kita terhadap keagungan, kekuatan yang luar
biasa, rahmat dan kasih Allah kepada kita. GOD IS HOLY, LOVING AND WORTHY OF
OUR WORSHIP AND DEVOTION.
2. HOW I WORSHIP GOD?
a. MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN
Menyembah dalam ROH means Our Worship needs to be SPIRIT LED. We
cannot worship without HOLY SPIRIT. Menyembah dalam KEBENARAN means : Sikap
hati dan motivasi kita menyembah Tuhan harus benar.
YOHANES 4:23-24 : Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba
sekarang, bahwa penyembah-penyembah akan menyembah Bapa dalam roh dan
kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh
dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”
KITA HARUS TAU SIAPA YANG KITA SEMBAH. DEVELOP a RELATIONSHIP
with HIM.
JESUS IS THE WAY THE TRUTH AND THE LIFE.
Tidak ada seorangpun yang sampai kepada Bapa kalau tidak melalui
Dia.
b. The BEST WAY that we can praise and worship God is with EVERY
THOUGH AND ACTION.
ROMA 12:2 : Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,
tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan
manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang
sempurna.
WORSHIP is the EXPRESSION OF LOVE AND AWE TO THE GOD WHO GIVES
US MORE THAN WHAT WE DESERVE. EXPRESS YOUR WORSHIP by singing, laying music
dancing or in some other way! Remember that you are called to worship God with
your action, everyday of your life. GA CUMA SEKEDAR NYANYI. Kita harus memuji
dan menyembah Tuhan seperti Raja Daud
Pujian dan Penyembahan adalah bentuk apresiasi terbesar kepada
seseorang/sesuatu, dalam hal ini adalah Tuhan Allah. Ketika kita menyembah
Tuhan, kita akan menjadi seperti-Nya, memiliki karakter-karakter Kristus.
3. THE WORSHIP IMPACT
a. HADIRAT TUHAN NYATA
God presence CHANGING OUR LIFE. When we Praise and Worhsip God,
we RELEASE THE SUPERNATURAL POWER OF GOD IN OUR LIFE.
Kita menyembah Raja Sgala Raja yang luar biasa, GA MUNGKIN KITA
BIASA2 AJA.
A life of praise and worship fills our DEEPEST NEEDS and
amazingly, it also BRINGS GREAT JOY TO GOD.
Zefanya 3:17 : Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan
yang memberi kemenangan. Ia bergirang kerena engkau dengan sukacita, Ia
membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan
sorak-sorai
When we praise and worship God, MIRACLE HAPPENS.
WE ARE THE PRESSENCE CARRIER. HADIRAT TUHAN NYATA, ORANG DIJAMAH
DAN DIPULIHKAN.
Mukzijat Tuhan nyata karena Ia melakukan Bagian-Nya. Each of us
has our part. Kita melakukan hal yang tidak bisa Dia lakukan (Memuji, Menyembah
dan memuliakan namaNya) dan Dia melakukan hal yang tidak bisa kita lakukan
(Mukjizat).
It’s always an amazing honor to know that we are called to
worship our God and to dwell in His presence. What sets us apart is the
Presence of God!
Jumat, 25 Juli 2014
H I S T O R Y
I’ve been away too far for too long; now I need to be
in His presence, under His grace, wrap in His love and mercy. I realize that
when people judge me, it’s their right, because they don’t know me, they don’t
care about what I’ve been through.
What matter most is, despite what happens in and on
my life, one thing I know for sure is He loves me unconditionally. He always
always always gives me a second chance. Knowing that, breaks my heart. Know
that I am loved by my Father, deeply, madly, and widely. This brings me back to
the heart of worship, knowing that it’s all about Him, His goodness, mercy,
favor and love. It’s about History (His-Story).
It’s Him who’s been there and will always be there
through my ups and downs, through thick and thin, through every season, it’s
all about Him.
Thank you for teaching me to love myself enough, to
refuse for second best. Thank you for making me strong enough not to settle for
less, not let labels and emotional blackmails hold me back. It may mean making
some hard decision, but short-term pain is better that long term disappointment
and heartbreak.
Today, because of His love I’m bold enough to start
writing History in my life through this blog. What He has done, what He’s doing
and what He’s going to do in and through my life, even though it seemed crazy
to willingly put myself out there. By doing that, it means I give people access
to my life and I am bound to receive criticism I didn’t ask for, that will make
me feel uncomfortable. It’s vulnerable and intimidating, yet, weighing those
things up, I finally decided that I do want to step out and let people in.
However, I’m still human. I sometimes made mistake, wrong decision and
wrong behavior. I’m not perfect, but I’ll try my best to be a better version of
me according to His words, His image. Whatever people say, do or think about me
is not gonna stop me to testify His goodness. You can mock me, talk about bad
things, backstab me, intimidate me and whatsoever, I’m not gonna hate you, I’m
not gonna confront you. I’ll let my God take part and defend me, my part is to
pray for you and believe that the best is yet to come.
I am loved,
Meryl Saragih
Jumat, 18 Juli 2014
...and after all...this is what I feel...
I wonder how for some people it's so easy to be so emotional to overcome something which only based on their negativity and assumptions, without first, letting themselves to know the truth.
Don't let yourself drive by your own understanding and saying bad things about other people and saying words you will regret in the future. At least, if you can not help, don't break their heart.
Your words are like deposits in others that can ultimately shape their lives. Encouraging words of praise build confidence and self-worth, but constant criticism and disapproval produced a sense of failure and rejection.
Make a decision to speak words of life that will bless your family, partner, friends and build them up. Words are so powerful that life and death are in the power of the tongue. We need to carefully select which words we receive and take to heart, yet we also need to be aware of the power of the words we speak.
"The lips of the righteous feed many, but fools die for lack of wisdom." - Proverbs.
“People say you don’t know what you’ve got until it’s gone. Truth is, you knew what you had, you just never thought you’d lose it. Appreciate what you have before it becomes what you had.”
Rabu, 23 April 2014
Ragam Wisata Nusa Tenggara Barat
Perjalanan dinas saya kali ini mengunjungi Pulau yang berpendudukan asli Suku Sasak, yaitu Lombok, Nusa Tenggara Barat. Setibanya di bandara Lombok International Airport - Praya pada pagi hari, saya dan tim dijemput oleh Staff Gubernur NTB, karena memang kebanyakan agenda akan dilaksanakan di Mataram bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat DR.KH.M.Zainul Majdi,MA. Agenda dinas saya di Mataram akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 15-17 April 2014.Sebelum memulai agenda dinas saya keesokan harinya, di hari pertama ini saya menyempatkan diri untuk mengunjungi pusat kerajinan tangan dan oleh-oleh di kota Mataram. Seperti biasa, saya sangat menyukai kain ikat/tenun ikat khas daerah. Kali ini saya membeli kain ikat lombok dengan motif khas rumah sasak yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok, yaitu Desa Sukarare, Lombok Tengah dan Kabupaten Praya. Kain-nya ada yang terbuat dari tenun, kain katun dan sutra. Harganya pun beragam, tergantung kualitas kain-nya dari mulai Rp 150,000 per meter hingga jutaan rupiah. Selain kain ikat, saya juga membeli kain motif rang-rang yang sekarang ini lagi digandrungi. Harga di lombok relatif lebih murah daripada di Bali, akan tetapi pilihan ragam motifnya lebih banyak di Bali.Setelah belanja kain, saya check-in di Sheraton Beach Resort yang berada di kawasan pantai senggigi. Perjalanan dari kota mataram menuju Senggigi menempuh waktu kurang lebih 25 menit dengan suguhan pemandangan alam yang begitu indah. Sesampainya di hotel saya beristirahat sejenak kemudian menyempatkan diri untuk berjalan mengitari taman dan berenang di resort dengan pemandangan pantai yang terlihat begitu indah dari lokasi kolam berenang resort.Siang hari saya dan tim makan di Resotoran 99. Disini kami mencicipi Ikan bakar dan udang goreng tepung yang begitu nikmat. Di Pulau ini memang khas sekali dengan makanan seafood karena kota-nya dekat sekali dengan laut. Sambil makan, kami didatangi oleh beberapa pedagang mutiara keliling. Ternyata di lombok hampir setiap restoran khas daerah memang terdapat beberapa pedangang mutiara yang menawarkan dagangannya kepada pengunjung yang datang bersantap di restoran. Mereka menjual kalung, cincin, gelang, anting dan aksesoris lain-nya yang terbuat dari mutiara.Kebanyakan jenis mutiara yang ditawarkan adalah yang terbuat dari kerang yang hidup di air tawar, jadi harganya relatif murah mulai dari Rp 25,000 - Rp 200,000 per aksesoris. Akan tetapi, ada juga yang menjual mutiara yang berasal dari kerang yang hidup di air laut, harganya lumayan mahal yaitu mulai dari Rp 500,000 - Rp 1,000,000 per Mutiara. Yang membeli Mutiara air laut ini akan diberikan Sertifikat untuk menjamin kualitas dan keasliannya. Daerah penghasil Mutiara dengan kualitas yang bagus adalah Sumbawa, Sekotong, Lombok barat, dan Teluk Nare.Setelah makan siang saya kembali ke hotel untuk rapat bersama tim mengenai agenda dinas di Mataram. Setelah rapat rampung, saya kemudian bersantai sore di Malimbu yang kira-kira berjarak sekitar 20 kilometer dari resort tempat saya menginap. Malimbu merupakan daerah dataran tinggi di lombok dimana kita bisa menyaksikan indahnya pemandangan laut dan bukit-bukit yang mengitari lombok. Disini saya makan jagung bakar dan minum es kelapa muda sambil meyaksikan terbenam-nya matahari. Dari Malimbu juga dapat terlihat tiga pulau yang sangat terkenal di Nusa Tenggara Barat yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Setelah menghabiskan sore di Malimbu saya lalu kembali ke hotel untuk bersantap malam. Kebetulan malam itu ada "Indonesian Night", para tamu disuguhi hidangan prasmanan khas Indonesia dengan ditemani oleh Alunan gamelan dan Tarian Gandrong, tari tradisional suku Sasak.
Keesokan hari-nya agenda dinas saya-pun dimulai. Pagi hari, tim beserta atasan saya bersilaturahim kerumah dinas Gubernur NTB utk sarapan pagi. Uniknya, menu sarapan yang disajikan adalah menu sarapan khas Arab. Ternyata hal ini dikarenakan Gubernur NTB dulu-nya mengambil Gelar Doktor Ahli Tafsir Al-Qur'an di Universitas Kairo, Mesir sehingga makanan yang disajikan seperti thareed, luqaimat, samosa, kari kambing, roti maryam, dan teh susu, Chef-nya pun langsung orang Arab. Setelah itu kami melanjutkan kegiatan di Universitas Mataram dan mengunjungi beberapa stasiun TV dan Radio Lokal untuk talkshow live dan taping.
Malam hari-nya kami diajak oleh staff Gubernur NTB untuk makan malam dan berwisata kuliner di restoran khas di Mataram yaitu Taliwang Raya. Menu khas yang disuguhkan adalah Ayam pelecingan, kangkung plecingan dan Es kelapa dengan Madu kristal. Rasanya nikmat sekali, sampai saya tambah dua kali. Setelah makan malam kamipun kembali ke hotel untuk beristirahat. Keesokan hari-nya kami mengunjungi beberapa pesantren yang ada di kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur kemudian malam hari-nya kembali bertolak ke Jakarta.
Langganan:
Postingan (Atom)


